Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 20 September 2025 | 23.30 WIB

Beberapa Prajurit TNI AD Terseret Kasus dan Masalah, Jenderal Maruli Evaluasi Rekrutmen, Tegaskan Masuk Angkatan Darat Tanpa Biaya

KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak saat diwawancarai oleh awak media di Monas, Jakpus, pada Sabtu (20/9). (Syahrul Yunizar/JawaPos.com) - Image

KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak saat diwawancarai oleh awak media di Monas, Jakpus, pada Sabtu (20/9). (Syahrul Yunizar/JawaPos.com)

JawaPos.com - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menginginkan prajurit andal untuk mengisi institusi yang dia pimpin. Untuk itu, menyikapi beberapa prajurit TNI AD yang terlibat kasus dan terseret masalah, Maruli melakukan evaluasi dalam rekrutmen prajurit TNI AD. 

Hal itu diutarakan oleh Maruli saat diwawancarai oleh awak media di sela-sela peninjauan TNI AD Fair di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat (Jakpus) pada Sabtu (20/9). Dia menyatakan bahwa evaluasi atas keterlibatan prajurit TNI AD yang terlibat masalah sudah pasti dilakukan oleh instansinya.

”Pastinya kami terus tingkatkan (pola rekrutmen prajurit TNI AD), kami juga sudah punya tim yang memantau ke sana. Saya kira kalau ada orang yang bisa melaporkan ke kami, kami justru lebih senang sekarang,” terang Maruli. 

Orang nomor satu di TNI AD itu sadar betul, tidak semua orang memiliki akses membuat laporan kepada Angkatan Darat. Termasuk soal rekrutmen personel.  Karena itu, dia akan menghadirkan layanan telepon pengaduan yang bisa digunakan sebagai saluran komunikasi.

”Jadi, mudah-mudahan dengan ini ada dibuat nanti misalnya telepon pengaduan atau WA (WhatsApp) pengaduan. Mudah-mudahan bisa membuat seleksi kami lebih baik,” jelasnya.

Mantan panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) itu mengakui bahwa rekrutmen personel merupakan salah satu hal yang penting bagi instansinya. Apalagi tidak sedikit masyarakat yang berpikir bahwa masuk TNI AD harus punya kenalan dan sebagainya. Dia menegaskan bahwa hal itu tidak benar. Masuk TNI AD hanya perlu memenuhi semua persyaratan dalam rekrutmen.

”Kadang-kadang orang selalu berpikir bahwa kalau mau masuk harus ada yang dikenal, harus dibagaimanakan dan lain sebagainya. Padahal sekarang kami sudah banyak, saya kira di institusi manapun, sudah banyak perubahan. Itu juga bisa meyakinkan mereka bahwa siapa pun bisa daftar tanpa harus keluar biaya,” kata dia tegas.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore