
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto meninjau langsung pengaktifan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) di Kota Bandung, Jawa Barat, Senin malam (8/9). (Istimewa)
JawaPos.com – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto meninjau langsung pengaktifan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) di Kota Bandung, Jawa Barat, Senin malam (8/9). Dengan mengenakan kupluk dan setelan kasual hangat layaknya petugas ronda, Bima ikut berkeliling bersama Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta warga setempat.
Dalam kesempatan itu, Bima menyaksikan dari dekat pelaksanaan program yang dikenal dengan semboyan "warga jaga warga, warga jaga kota”. Bima bersama rombongan memantau kegiatan Siskamling di beberapa Rukun Warga (RW) di Kecamatan Gedebage, Kota Bandung.
Bima menjelaskan, Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan tegas agar seluruh daerah kembali menghidupkan Siskamling sebagai bentuk kebersamaan dan antisipasi potensi kerawanan di masyarakat.
“Arahan Presiden, Pak Wali, jelas dan tegas untuk mengaktivasi satu kultur, satu budaya, satu sistem yang sudah lama ada di kita, tetapi sering kita lupakan dan hari ini dibutuhkan, yaitu Siskamling,” kata Bima.
Menurut Bima, Kota Bandung menjadi salah satu daerah tercepat dalam menjalankan instruksi tersebut. Ia menegaskan, Mendagri Tito Karnavian telah meminta seluruh kepala daerah, baik gubernur, bupati, maupun wali kota untuk turun langsung menggerakkan masyarakat agar Siskamling kembali berjalan secara aktif.
Bima menegaskan Siskamling tidak boleh disalahartikan sebagai upaya membungkam aspirasi warga. Demokrasi tetap memberi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan pendapat selama dalam koridor hukum dan menjaga ketertiban umum.
“Siskamling ini bukan untuk membungkam. Bukan untuk mengunci aspirasi warga. Tapi untuk memastikan tidak ada provokasi, tidak ada pihak yang berniat lain sehingga keamanan dan ketertiban terganggu,” tegasnya.
Bima juga mengingatkan warga agar selalu waspada terhadap orang tak dikenal maupun informasi meresahkan. Menurutnya, Siskamling akan efektif bila dilaksanakan secara berkesinambungan dengan melibatkan semua unsur masyarakat.
Ia menekankan bahwa momentum saat ini menjadi kesempatan baik untuk menghidupkan kembali budaya ronda yang sempat sangat aktif pada era 1980-an hingga 1990-an.
“Sebetulnya ini secara permanen baik sekali. Jadi ini momentum yang baik untuk menghidupkan kembali. Dulu Siskamling ini setiap hari, cuma hari ini ada penekanan khusus sehingga kepala daerah turun langsung,” pungkasnya.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
