Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 2 September 2025 | 23.18 WIB

Pertemuan Wapres Gibran dan Pengemudi Ojol di Istana Wapres Timbulkan Kecurigaan Netizen: Eskalasi dan Taruna Tidak Ada di Kamus Driver Ojek

Wapres Gibran Rakabuming Raka melakukan pertemuan dengan sejumlah pengemudi ojek online (ojol) di Istana Wapres, Jakarta, pada Minggu (31/8). (Istimewa) - Image

Wapres Gibran Rakabuming Raka melakukan pertemuan dengan sejumlah pengemudi ojek online (ojol) di Istana Wapres, Jakarta, pada Minggu (31/8). (Istimewa)

JawaPos.com - Pertemuan Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka dengan sejumlah pengemudi ojek online (ojol) di Istana Wapres pada Minggu (31/8) terus menuai polemik.

Dalam video resmi yang dirilis Sekretariat Wakil Presiden, Gibran terlihat duduk bersama delapan pria berjaket ojol dari berbagai platform, Gojek, Grab, Maxim, hingga InDrive. 

Berbusana batik cokelat, Gibran tampak serius mendengar aspirasi para ojol. Dia pun sesekali tersenyum dan mengangguk. Obrolan pun berjalan dengan hangat dan diakhiri dengan foto bersama.

Tampak luar, pertemuan tersebut seolah menjadi momentum dan gebrakan Gibran akan adanya komunikasi positif antara pemerintah dan para pekerja lapangan.

Namun tetap, pertemuan ini menaruh kecurigaan netizen, dari jaket yang dipakai tampak rapih dan jauh dari kata lusuh, hingga sepatu yang dikenakan tampak sepatu mahal dengan harga jutaan rupiah.

Kecurigaan ini juga turut dilayangkan oleh radix.saput** pada kolom komentar akun Instagram @setwapres.ri. Dia mengatakan jaketnya terlalu bersih dan public speaking para ojol terlalu bagus.

“Jaketnya terlalu bersih, public speaking nya terlalu bagus. Good talent,” ungkap dia.

Kecurigaan serupa juga diungkap akun bernama @nugrahe**. Dia mengungkapkan bahwa ojol tersebut sefrekuensi dengan Gibran Rakabuming.

“Lancar banget sefrekuensi pula wkwk ojol mana nih jadi pinteran ojolnya nggak sih mau percaya tapi kok buah jatuh sepohon-pohonnya 11 12 kan,” jelasnya.

Netizen odheal*** juga memberikan pendapatnya. Dia menegaskan bahwa kata “eskalasi dan “taruna” tak ada di kamus driver.

“Kata ‘eskalasi’ dan ‘taruna’ tidak ada di kamus driver ojek public speakingnya juga terlalu rapi, lebih rapi dari fufufafa malah yang reply sih pasti buzzer 100 persen,” jelas dia.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore