
Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan dan Wamendagri Bima Arya Sugiarto meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wonocolo, Surabaya, Kamis (21/8). (Novia Herawati/JawaPos.com)
JawaPos.com - Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas) optimistis program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat menyasar 82 juta penerima manfaat di akhir tahun 2025.
"Memang kita baru 20 juta (penerima manfaat MBG) dari 82 juta target 2025, tetapi di Agustus ini percepatannya luar biasa," ujar Zulhas saat kunjungan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)Wonocolo, Surabaya, Kamis (21/8).
Pada Agustus 2025, Zulhas menyebut jumlah penerima manfaat MBG meningkat signifikan. Kenaikan ini terjadi seiring berjalannya program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang mendukung percepatan distribusi. "Kemarin Juli 2025 baru 6,5 juta (penerima), 7 juta, tapi Agustus ini begitu SPPI-nya selesai, latihan pendidikan ya, ini terjadi percepatan 20 juta. Mudah-mudahan akhir tahun bisa sampai 82 juta," tambahnya. (*)
Usai meninjau aktivitas di SPPG Wonocolo, Zulhas memberikan apresiasi. Sebab, SPPG Wonocolo tidak hanya menyalurkan MBG untuk siswa, tetapi juga bagi ibu hamil. "Lengkap, ibu hamil, balita, ibu menyusui dan juga walaupun bukan anak-anak PAUD ya, sampai SMA. Jadi, di sini negara hadir untuk Ibu hamil, Ibu menyusui, dan balita. Semuanya," terang Zulhas.
Diberitakan sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan penerima program MBG telah mencapai 20 juta orang. Angka tersebut sudah termasuk anak-anak sekolah hingga ibu hamil.
Hal ini sebagaimana Presiden Prabowo sampaikan dalam pidato kenegaraan perdananya di hadapan para wakil rakyat dalam Sidang MPR Tahunan 2025 di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Jumat (15/8).
"Pagi ini saya mendapat laporan dari Badan Gizi Nasional (BGN) sudah 20 juta anak-anak sekolah, anak belum sekolah, ibu hamil, dan ibu menyusui, sudah menerima makan bergizi gratis setiap hari," kata Prabowo.
Presiden Prabowo menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis bukan semata-mata program sosial. Tetapi menjadi pondasi untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas dan produktif. (*)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
