
Seorang warga melukis mural tokoh pahlawan nasional Jelang HUT RI ke-80 di jalan Kampung Kanguru Utara Raya, Gayamsari, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (13/8/2025). (Nur Chamim/Jawa Pos Radar Semarang)
JawaPos.com - Untuk mengamankan rangkaian acara peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, Polri menggelar Operasi Merdeka Jaya. Di Jakarta, operasi tersebut dilaksanakan bersama Polda Metro Jaya dan seluruh jajaran. Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho memastikan kesiapan 7 ribu pasukan yang sudah disiapkan oleh Mabes Polri dan Polda Metro Jaya.
”Prinsipnya Mabes Polri dengan Operasi Merdeka Jaya, dengan Polda Metro Jaya sudah siap melaksanakan pengamanan dalam rangka rangkaian HUT Kemerdekaan Indonesia,” kata Agus kepada awak media di Jakarta pada Kamis (14/8).
Jenderal bintang dua Polri itu menyampaikan bahwa ribuan personel yang dikerahkan oleh Polri dalam Operasi Merdeka Jaya akan mengamankan beberapa titik. Di antaranya Istana dan sekitarnya, Komplek DPR-MPR Senayan, Monumen Nasional (Monas), dan jalur-jalur yang bakal dilalui oleh pejabat negara maupun tamu negara.
”Sudah kami siapkan semuanya. Baik itu di Istana, di Monas, di DPR. Jadi, rangkaian persiapan keamanan sudah kami persiapkan,” ucap dia.
Lantaran Operasi Merdeka Jaya digulirkan untuk mengamankan seluruh rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, Agus memohon doa dari semua pihak. Khususnya dari seluruh masyarakat Indonesia yang akan merayakan dan memperingati Hari Kemerdekaan pada 17 Agustus 2025 mendatang. Polri ingin agenda besar tersebut berjalan aman, damai, dan lancar.
”Mohon doa restu semoga rangkaian kegiatan berjalan aman, selamat, dan sukses,” harapnya.
Agus mengakui bahwa rangkaian kegiatan tersebut bakal menyedot atensi publik secara luas. Pihaknya sudah memprediksi akan banyak masyarakat berkumpul dan terkonsentrasi di satu titik. Salah satunya di Monas yang menjadi lokasi penyelenggaraan Pesta Rakyat. Untuk itu, pihaknya juga menyiapkan rekayasa arus lalu lintas.
”Memang diperkirakan kehadiran masyarakat itu cukup banyak. Artinya bahwa traffic accounting itu akan naik. Oleh sebab itu, nanti pengalihan arus bila diperlukan, rekayasa lalu lintas sudah dipersiapkan dengan baik,” ujarnya.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
