Sejumlah siswa mengikuti masa Pengenalan Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2025/2026 di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 10 di Pusdiklatbangprof Kemensos, Jl. Margaguna Raya, Radio Dalam, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (14/7/2025). (Dery Ridwansah/
JawaPos.com - Sekolah Rakyat diharapkan dapat menjadi solusi untuk memastikan seluruh anak di Indonesia mendapat pendidikan yang layak tanpa terkecuali. Hal itu disampaikan Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Erwin Aksa saat mengikuti kunker komisi VIII di Yogyakarta, Sabtu (26/7/25).
"Anak-anak yang tinggal di boarding school akan lebih terlatih dalam hal kedisiplinan, dan itu menjadi kunci utama dalam pembentukan karakter. Harapan kita, tidak ada lagi anak-anak Indonesia yang tidak bersekolah," kata Erwin Aksa kepada wartawan dikutip dari website fraksigolkar.com, Senin (28/7).
Dikatakan Erwin, ke depan Sekolah Rakyat perlu difokuskan pada penguatan kurikulum yang tematik dan berorientasi masa depan, seperti teknologi, kecerdasan buatan (AI), dan komputer sains. Menurutnya, Indonesia harus melihat peluang pekerjaan masa depan dan menyesuaikan sistem pendidikan agar generasi muda siap bersaing secara global.
“Kita ingin membangun sekolah rakyat khusus, misalnya untuk teknologi, Kurikulumnya harus dirancang untuk mencetak anak-anak yang tidak hanya pintar, tapi juga berdisiplin dan siap menghadapi tantangan masa depan," ujarnya
Erwin juga menanggapi adanya stigma bahwa sekolah rakyat hanya diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu. Erwin menilai pandangan tersebut perlu diubah. Ia menekankan bahwa kualitas pendidikan tidak ditentukan oleh nama atau status sosial siswa, tetapi oleh kualitas kurikulum dan sistem yang diterapkan.
"Jangan dilihat dari namanya saja. Banyak pemimpin hebat yang berasal dari sekolah boarding seperti Taruna Nusantara, sekolah rakyat bisa menjadi sekolah unggulan di masa depan jika kita memperkuat kualitasnya," ucapnya.
Erwin memastikan bahwa Komisi VIII akan terus mendukung penuh program Sekolah Rakyat sebagai bagian dari program prioritas pemerintah. Ia menegaskan pentingnya sinergi antar lembaga untuk memastikan pendidikan yang inklusif dan berkualitas.
“Kami di Komisi VIII mendukung penuh program ini. Kita harapkan kurikulumnya diperkuat, kedisiplinannya ditingkatkan, karena anak-anak inilah akan menjadi harapan bangsa," pungkasnya.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
