
Ketua DPR Puan Maharani menyampaikan pidato pada Rapat Paripurna Ke-19 DPR RI Masa Persidangan III Tahun Sidang 2024/2025 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (27/5/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - DPR secara resmi menyetujui pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) serta Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2026 dalam Rapat Paripurna yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (24/7). Keputusan itu disampaikan Ketua DPR Puan Maharani saat menutup Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2024–2025.
Puan menekankan pentingnya kebijakan jangka panjang yang berpihak kepada rakyat demi mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. "Membangun Indonesia membutuhkan kebijakan dan pengelolaan negara yang memperkuat kedaulatan, kemandirian, dan kebudayaan Indonesia," kata Puan dalam rapat paripurna.
Menurut Puan, pembangunan nasional harus adaptif terhadap perubahan dan tantangan global. Dia mengingatkan dampak kebijakan pembangunan membutuhkan waktu dan harus memperhitungkan risiko jangka panjang.
Oleh karena itu, DPR bersama Pemerintah terus memastikan kebijakan di bidang hukum, pertahanan, pembangunan, dan anggaran selalu berpihak kepada kepentingan rakyat.
Adapun RKP 2026 mengusung tema 'Kedaulatan Pangan dan Energi, serta Ekonomi yang Produktif dan Inklusif', sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam RPJMN 2025–2029. Puan menekankan pentingnya anggaran yang efisien dan kredibel demi menopang fondasi menuju Indonesia Emas.
“DPR RI mendukung penguatan kebijakan dan program pembangunan, termasuk di bidang pangan, energi, digitalisasi, pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur yang merata dan berkelanjutan,” jelasnya.
Dalam fungsi legislasi, DPR telah merampungkan pembahasan 10 RUU tentang kabupaten/kota dan melanjutkan pembahasan terhadap 21 RUU lainnya. DPR juga berkomitmen melibatkan publik dalam setiap tahap pembentukan undang-undang untuk memastikan legitimasi produk hukum yang dihasilkan.
Selain pengesahan RAPBN 2026, DPR juga mengesahkan hasil uji kelayakan calon anggota unsur pengarah penanggulangan bencana dari masyarakat profesional. Agenda lainnya mencakup pengesahan revisi UU Haji dan Umrah, serta laporan pengawasan pelaksanaan ibadah haji tahun 2025.
Menjelang masa reses pada 25 Juli–14 Agustus 2025, Puan mengajak seluruh anggota DPR untuk kembali ke daerah pemilihan guna menyerap aspirasi masyarakat. "Saatnya menyapa rakyat, mendengar suara mereka, dan menyampaikan tugas konstitusional DPR,” pungkasnya.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
