Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 9 Juli 2025 | 01.03 WIB

Ramai Fenomena PSK Cari Pelanggan di IKN, Kepala Otorita Basuki Hadimuljono Klaim Sudah Robohkan 8 Warung Remang-remang

Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono bersiap mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi II DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/2/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos) - Image

Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono bersiap mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi II DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/2/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)

JawaPos.com - Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono menyampaikan, bahwa pihaknya bersama aparat penegak hukum (APH) telah merobohkan sebanyak 8 warung remang-remang di kawasan IKN, Kalimantan Timur.

Hal ini disampaikan Basuki dalam Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Menteri Dalam Negeri, BNPP, dan DKPP di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (8/7).

Basuki menyampaikan komitmennya untuk terus membersihkan praktik Pramu Saji Kenikmatan atau PSK di kawasan IKN. Salah satu yang sudah dilakukan adalah melakukan razia bersama APH pada bulan Ramadhan yang lalu.

"Kami bersama APH sejak Ramadhan kemarin. Ramadhan kemarin masih ada (PSK). Kami temukan 8 warung remang-remang, itu sudah kami robohkan," kata Basuki.

Dalam forum tersebut, Basuki mengakui praktik prostitusi tersebut memang ada di IKN dan operasinya dilakukan secara online.

Namun ia memastikan bahwa saat ini PSK sudah tidak ada di kawasan sekitar IKN. "Dulu itu ada online. Insya Allah kalau sekarang tidak ada," kata mantan Menteri PUPR itu.

Sebelumnya, Anggota Komisi II DPR Muhammad Khozin menanyai Basuki dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian terkait fenomena PSK di kawasan IKN yang ramai beberapa hari terakhir.

Menurut dia, hal itu perlu menjadi perhatian pemerintah agar tidak membuat khawatir para istri-istri Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Beberapa hari ini media diwarnai dengan berita yang kurang enak terkait dengan PSK Pramu Saji Kenikmatan atau Pekerja Seks Komersial. Kenapa ini menjadi penting pak, karena ini jangan sampai istri-istri ASN yang ada di sana khawatir semua pak, ini pengalaman pak," ujar Khozin.

Dalam hal ini, Khozin menyoroti keterkaitannya dengan produktivitas dari para abdi negara yang bertugas di IKN. Selain kata dia, akan berdampak pula terhadap degradasi moral dan sosial.

"Artinya begini, meskipun anggarannya besar, walaupun pegang uang banyak dan jabatan tinggi, kalau sudah bermasalah sama istri, sempit dunia itu pak. Lah pengaruhnya apa, terhadap produktivitas kinerja lah ini. Tidak hanya urusan masalah apa namanya gradasi moral dan sosial saja pak, tapi berdampak pada produktivitas kerja," jelasnya.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore