
Presiden Prabowo Subianto bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron saat kunjungan di Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Kamis (29/5/2025). (Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)
JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto secara tegas mendesak Israel untuk menghentikan agresi militer dan memberikan kedaulatan terhadap Palestina yang merdeka.
Sejalan dengan itu, Partai Golkar mendukung langkah Presiden Prabowo yang menyatakan kesiapan Indonesia membuka hubungan diplomatik dengan Israel, dengan syarat pengakuan penuh atas kemerdekaan Palestina.
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bidang Hubungan Luar Negeri, Idrus Marham mengatakan bahwa kebijakan Presiden Prabowo ini sejalan dengan arah politik luar negeri Indonesia.
Mengingat, secara konstitusi, Indonesia secara tegas mendorong kemerdekaan rakyat Palestina.
"Golkar konsisten mendukung setiap kebijakan pemerintah yang bertujuan untuk mewujudkan perdamaian dunia sebagai amanat Konstitusi, terutama yang berkaitan dengan kemerdekaan Palestina," kata Idrus kepada wartawan, Jumat (30/5).
Menurut Idrus, pernyataan Prabowo bukan hanya mencerminkan posisi diplomatik yang bebas dan aktif, tetapi juga menunjukkan kepeloporan Indonesia dalam memajukan agenda perdamaian global.
Ia menilai, langkah Prabowo menjadi manifestasi sikap moral dan politik Indonesia yang berpihak pada perjuangan rakyat Palestina.
"Sikap Presiden Prabowo menunjukkan arah yang jelas bahwa Indonesia tidak bersikap pasif, tapi aktif dan produktif. Ini sejalan dengan semangat UUD 1945 dan falsafah Pancasila, yang menjadi landasan moral dan etika bangsa dalam berinteraksi di kancah internasional," tegas Idrus.
Idrus menekankan, dukungan terhadap kemerdekaan Palestina memiliki dasar konstitusional yang kuat.
Ia pun mengutip pembukaan UUD 1945 yang menyatakan bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa dan penjajahan di atas dunia harus dihapuskan.
"Ini bukan hanya soal kebijakan luar negeri, tapi tentang prinsip dasar negara kita," ucap Idrus.
Selain itu, Idrus juga menyatakan bahwa kebijakan Prabowo memiliki basis historis yang kuat. Pasalnya, sejak era Presiden Soekarno, Indonesia telah konsisten mendukung perjuangan Palestina.
“Ini adalah kelanjutan dari sejarah panjang komitmen bangsa kita terhadap nilai-nilai keadilan dan kemanusiaan,” ujar dia.
Ia menambahkan, langkah Presiden Prabowo merupakan bagian dari ikhtiar serius untuk mendorong penyelesaian konflik Israel-Palestina secara berkeadilan.
Idrus meyakini, jika syarat yang diajukan Indonesia diterima, maka sejarah akan mencatat kontribusi besar Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo dalam mewujudkan perdamaian di Timur Tengah.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
