Upgrade lampu pada mobil banyak dilakukan, karena lampu orisinal dirasa kurang terang. (Rian Alfianto/JawaPos.com)
Upgrade lampu pada mobil banyak dilakukan, karena lampu orisinal dirasa kurang terang. (Rian Alfianto/JawaPos.com)
JawaPos.com-Modifikasi lampu pada mobil (head lamp) belakangan menjadi tren yang banyak dilakukan para pencinta otomotif. Modifikasi di sektor lampu, selain fungsinya yang vital untuk penerangan, juga untuk menambah estetika mobil itu sendiri.
Modifikasi lampu mobil bisa dilakukan hanya dengan mengganti bohlam asli dengan lampu LED, atau menambahkan mata lampu berupa lampu sorot tambahan. Atau yang paling ekstrem, bisa melakukan modifikasi retrofit dengan menambahkan komponen lampu BiLED.
Namun pada prosesnya, modifikasi lampu mobil sendiri memang tidak mudah. Sebab modifikasi lampu, berarti melakukan modifikasi pada sektor kelistrikan atau elektrikal mobil itu sendiri.
Proses tersebut tidak boleh, dan tidak bisa dilakukan sembarangan. Risikonya, mobil bisa kebakaran karena korsleting, kabel meleleh dan sebagainya, seperti banyak kejadian belakangan ini.
Terkait hal tersebut, SPV Autovision Andre Christian menjelaskan, upgrade dan modifikasi lampu kendaraan tidak boleh asal. Termasuk asal watt besar, asal terang.
"Kebanyakan kejadian kebakaran biasanya karena asal saja. Asal watt besar, asal terang," kata Andre ditemui JawaPos.com saat peluncuran dua produk lampu BiLED dari Autovision di Jakarta.
Andre melanjutkan, asal terang, asal watt besar pada proses modifikasi lampu bisa menyebabkan kegagalan teknis lainnya. Seperti mika lampu meleleh, kabel meleleh yang akhirnya menyebabkan korsleting dan memicu kebakaran.
"Kan mesti tahu, kabelnya kuat apa nggak. Panas apa nggak. Kalau upgrade lampu asal watt gede saja ternyata kabel nggak kuat, ya begitu jadinya, meleleh," terang Andre.
Andre menyarankan, sebelum melakukan modifikasi atau sekadar ingin mengupgrade performa lampu kendaraan, sebaiknya pemilik mobil berkonsultasi dulu dengan teknisi atau installer yang memang sudah berpengalaman dan punya standar.
Konsultasi untuk menentukan, kebutuhannya seperti apa. Kemudian lampu apa yang nantinya akan dipakai dan kalau modifikasinya tergolong besar, bisa menggunakan alat yang memadai seperti kabel yang tahan panas dan tebal.
"Konsultasi dulu sebaiknya. Kebutuhannya apa. Jadi jangan asal terang saja," tandas Andre. (*)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
