Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 7 Mei 2025 | 02.30 WIB

Risiko Modifikasi Lampu yang Perlu Diketahui, Bisa Bikin Mobil Terbakar

Upgrade lampu pada mobil banyak dilakukan, karena lampu orisinal dirasa kurang terang. (Rian Alfianto/JawaPos.com)

Upgrade lampu pada mobil banyak dilakukan, karena lampu orisinal dirasa kurang terang. (Rian Alfianto/JawaPos.com)

JawaPos.com-Modifikasi lampu pada mobil (head lamp) belakangan menjadi tren yang banyak dilakukan para pencinta otomotif. Modifikasi di sektor lampu, selain fungsinya yang vital untuk penerangan, juga untuk menambah estetika mobil itu sendiri.

Modifikasi lampu mobil bisa dilakukan hanya dengan mengganti bohlam asli dengan lampu LED, atau menambahkan mata lampu berupa lampu sorot tambahan. Atau yang paling ekstrem, bisa melakukan modifikasi retrofit dengan menambahkan komponen lampu BiLED.

Namun pada prosesnya, modifikasi lampu mobil sendiri memang tidak mudah. Sebab modifikasi lampu, berarti melakukan modifikasi pada sektor kelistrikan atau elektrikal mobil itu sendiri.

Proses tersebut tidak boleh, dan tidak bisa dilakukan sembarangan. Risikonya, mobil bisa kebakaran karena korsleting, kabel meleleh dan sebagainya, seperti banyak kejadian belakangan ini.

Terkait hal tersebut, SPV Autovision Andre Christian menjelaskan, upgrade dan modifikasi lampu kendaraan tidak boleh asal. Termasuk asal watt besar, asal terang.

"Kebanyakan kejadian kebakaran biasanya karena asal saja. Asal watt besar, asal terang," kata Andre ditemui JawaPos.com saat peluncuran dua produk lampu BiLED dari Autovision di Jakarta.

Andre melanjutkan, asal terang, asal watt besar pada proses modifikasi lampu bisa menyebabkan kegagalan teknis lainnya. Seperti mika lampu meleleh, kabel meleleh yang akhirnya menyebabkan korsleting dan memicu kebakaran.

"Kan mesti tahu, kabelnya kuat apa nggak. Panas apa nggak. Kalau upgrade lampu asal watt gede saja ternyata kabel nggak kuat, ya begitu jadinya, meleleh," terang Andre. 

Andre menyarankan, sebelum melakukan modifikasi atau sekadar ingin mengupgrade performa lampu kendaraan, sebaiknya pemilik mobil berkonsultasi dulu dengan teknisi atau installer yang memang sudah berpengalaman dan punya standar.

Konsultasi untuk menentukan, kebutuhannya seperti apa. Kemudian lampu apa yang nantinya akan dipakai dan kalau modifikasinya tergolong besar, bisa menggunakan alat yang memadai seperti kabel yang tahan panas dan tebal.

"Konsultasi dulu sebaiknya. Kebutuhannya apa. Jadi jangan asal terang saja," tandas Andre. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore