Dua anak korban penembakan, Adik Rizki Agam Saputra dan Agam Muhammad Nazrudin, menceritakan peristiwa penembakan yang merenggut nyawa ayah mereka. (Syahrul Yunizar/JawaPos.com)
JawaPos.com - Salah seorang anak korban penembakan di Rest Area Kilometer 45 Jalan Tol Merak-Tangerang merasa kaget dengan statement yang disampaikan oleh TNI AL bersama Polda Banten pada Senin (6/1). Kekagetan itu disampaikan langsung oleh Agam Muhammad Nazrudin, menurut dia tidak ada pengeroyokan terhadap tiga prajurit TNI AL yang terlibat dalam peristiwa penembakan pada Kamis (2/1).
Berdasar keterangan Agam, pihaknya tidak pernah mengeroyok siapa pun. Sejak awal pengejaran mobil rental milik ayahnya, Ilyas Abdurrahman, mereka sudah menawarkan menyelesaikan masalah secara persuasif.
Bahkan upaya tersebut ditempuh oleh Ilyas meski sudah ditodong menggunakan senjata api dan diancam bakal ditembak. Karena itu, dia kaget saat mendengar laporan awal yang masuk ke TNI AL adalah peristiwa pengeroyokan oleh 15 orang tidak dikenal.
"Tadi ada statement pengeroyokan, kami itu tidak mengeroyok padahal. Dari awal itu, kami sudah menyarankan persuasif (sejak) waktu dari Saketi. Tapi, ini kami tiba-tiba mendengar ada statement pengeroyokan. Aduh, saya merasa susah banget mencari keadilan di negara ini. Karena nggak sesuai dengan fakta yang sebenarnya terjadi. Kami tidak mengeroyok," imbuhnya.
Agam menuturkan, alasan ayahnya mencari pistol dari para pelaku adalah untuk memastikan senjata tersebut tidak digunakan. Sebab, pistol itu sudah ditodongkan oleh pelaku saat mereka berusaha menghalau mobil rental yang dibawa oleh pelaku di wilayah Saketi.
Karena itu, kata Agam, dalam rekaman video terdengar kalimat yang kurang lebih bernada mencari dan memastikan pistol tersebut tidak digunakan oleh tiga orang yang belakangan diketahui sebagai prajurit TNI AL tersebut.
"Dia lah yang menodongkan pistol di Saketi. Makanya ada di video itu, mana pistol kamu, mana pistol kamu. Jatuhkan," katanya.
"Bapak saya sebenarnya menyelamatkan (diri) untuk menghindari pistol tersebut. Ternyata dari jauh sudah dapat pengawalan, ditembak lah ayah saya dari situ. Pak Ramli (korban luka tembak) kebetulan tertembak di bagian perut. Sekarang lagi di RSCM. Minta doanya. Korban kebetulan dari warga Aceh semuanya," terang Agam.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
Prediksi Skor Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Team Melli Diterpa Gejolak Geopolitik Tapi Punya Kans Menang
Prediksi Skor Arab Saudi vs Uruguay di Piala Dunia 2026: La Celeste Dijagokan Menang!
