
TERUS BERJALAN: Vaksinator menyuntikkan vaksin Sinovac kepada peserta di Sentra Vaksinasi Universitas Katolik Atmajaya, Jakarta, kemarin. (HENDRA EKA/JAWA POS)
JawaPos.com - Vaksinasi Covid-19 saat ini adalah kebutuhan vital nasional demi mencapai tujuan kekebalan kelompok yang kini menjadi agenda bersama seluruh pemangku kepentingan di Indonesia. Untuk itu, perlu dukungan semua pihak dalam distribusi vaksin.
Seperti yang dilakukan PT Telkom Indonesia Tbk. (Telkom Indonesia) dan PT Trisinar Indopratama (Technoplast). Berdua, secara kolaboratif membangun insiatif dalam mendukung aspek distribusi vaksin, khususnya dalam aplikasi teknologi informasi dalam proses distribusi vaksin ke seluruh Indonesia.
Kolaborasi ini melahirkan terobosan pertama di Indonesia dalam implementasi teknologi Internet on Things (IoT) dari Telkom pada Insulated Vaccine Carrier (IVC) Technoplast, atau boks vaksin yang dipergunakan untuk mendistribusikan vaksin Covid-19. Dengan ini, kualitasnya pun terjaga serta juga dapat mengukur risiko pengiriman vaksin saat proses distribusi.
Direktur Enterprise & Business Service Telkom Indonesia Edi Witjara pun menyambut baik kolaborasi Telkom bersama Technoplast, karena inisiatif ini mendukung segala upaya pemerintah dalam menggenjot distribusi vaksin covid-19 demi mencapai kekebalan kelompok.
"Penggunaan IoT pada IVC memungkinkan pengiriman data yang akurat, sekaligus mencatat pergerakan suhu secara sistematis selama distribusi berlangsung. Data ini akan menjamin parameter kualitas vaksin tetap baik sesuai ketentuan yang ditetapkan Kementerian Kesehatan," terang dia melalui keterangan tertulis, Minggu (25/7).
"Kami bangga, bahwa terobosan ini lahir dari dua perusahaan dalam negri antara Telkom dan Technoplast yang diharapkan mampu berkontribusi secara produktif kepada penanggulangan pandemi saat ini," sambungnya.
Sementara itu, Direkur Technoplast Ellies Kiswoto mengapresiasi dukungan Telkom Indonesia dalam penerapan teknologi IoT pada boks vaksin buatan Technoplast. Pasalnya, merupakan fakta bahwa vaksin merupakan produk biologis yang mudah rusak, maka penggunaan teknologi IoT pada boks vaksin mampu menekan resiko pengiriman vaksin oleh para produsen dan pemangku kepentingan secara terintegrasi
"Penempatan IoT pada IVC Technoplast adalah terobosan yang menjawab kebutuhan pemangku kepentingan dalam memastikan kualitas dan keamanan vaksin pada setiap titik distribusi," tuturnya.
Menurut Ellies, pandemi Covid-19 harus menjadi momentum positif dalam proses inovasi khususnya yang bernilai tambah bagi masyarakat luas. Kolaborasi BUMN dan swasta ini dapat menjadi contoh produktif penciptaan inovasi yang mampu di implementasikan secara langsung pada proses vaksinasi nasional yang menyasar lebih dari 180 juta akseptor vaksin.
"Harapan kami, inovasi ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para pemangku kepentingan terkait dalam mendukung distribusi rantai dingin vaksin. Kami berharap keberlanjutan kemitraan bersama Telkom Indonesia dalam mewujudkan inovasi-inovasi berdampak baik di masa mendatang." tutur Ellies. (*)

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
