Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 21 Mei 2024 | 19.18 WIB

Jokowi Kunjungi Lokasi Banjir Bandang di Sumbar, Gubernur Berharap Jadi Penawar Duka Bagi Korban

Presiden Jokowi bersama rombongan tiba di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) pada Selasa (21/5). - Image

Presiden Jokowi bersama rombongan tiba di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) pada Selasa (21/5).

JawaPos.com - Presiden Jokowi memenuhi janjinya untuk melihat kondisi daerah terdampak bencana galodo banjir bandang di Sumatera Barat (Sumbar). Kedatangan orang nomor di republik ini diharapkan oleh Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menjadi penawar duka bagi pengungsi dan korban.

Dilansir dari Padek.co, Presiden Jokowi tiba di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) pada Selasa (21/5). Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 mendarat sekitar pukul 07.50 WIB. Presiden Jokowi ditemani ibu negara Iriana Jokowi.

Mantan gubernur DKI Jakarta itu disambut Gubernur Sumbar Mahyeldi, Pangkogabwilhan I Laksdya TNI Agus Hariadi, Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Mochammad Hasan, Kapolda Sumatera Barat Irjen Suharyono, dan Komandan Lanud Sutan Sjahrir Kolonel Nav Sani Salman Nuryadin.

Selanjutnya, Presiden Jokowi dan Ibu Iriana menuju Lapangan Batu Taba, Kabupaten Agam, dengan berkendara mobil. Di sana Presiden Jokowi menyerahkan santunan duka dan bantuan bagi keluarga korban banjir bandang Agam.

Dikutip dari akun Humas Provinsi Sumbar di Instagram, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah langsung mepaparkan kondisi terkini para pengungsi dan bencana di Ranah Minang.

"Terimakasih Bapak @jokowi, kehadiran bapak akan menjadi penawar duka bagi pengungsi dan korban," begitu ungkapan Mahyeldi yang dikutip dari akun Humas Provinsi Sumbar di Instagram.

Baca Juga: Cari Korban Galodo Banjir Bandang Sumbar, Tim SAR Sisir Lima Wilayah dan Temukan Lima Jenazah

Dia berharap kehadiran pemerintah pusat akan membawa percepatan pada penanganan bencana di Ranah Minangkabau.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, sejumlah wilayah di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar terkena bencana galodo banjir bandang pada Sabtu (11/5) malam. Galodo tersebut akibat dari hujan deras di hulu Gunung Marapi. Sehingga mengakibatkan banjir bandang di sepanjang sungai yang berhulu di Gunung Marapi. 

Dampak paling besar secara infrastruktur Jalan Raya Padang-Bukittinggi putus di wilayah Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar. Begitu juga dengan jiwa 62 orang meninggal dunia, belasan luka.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore