Ilustrasi, truk tanki BBM Pertamina. (Istimewa)
JawaPos.com - PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga memastikan stok BBM dan LPG aman di wilayah Banten selama Ramadhan dan periode mudik lebaran tahun ini. Hal ini sejalan dengan misi Satuan Tugas (Satgas) Ramadhan dan Idul Fitri (RAFI) yang secara resmi akan beroperasi hingga 21 April mendatang.
Region Manager Retail Sales Jawa Bagian Barat Fanda Chrismianto mengatakan menjelang Idul Fitri tahun 2024, Pertamina Patra Niaga telah mempersiapkan keseluruhan sarana dan fasilitas yang ada di jalur Jakarta – Merak.
Mulai dari pemenuhan stok BBM di terminal utama seperti Tanjung Gerem dan Tanjung Sekong untuk LPG kemudian menyiapkan SPBU Siaga sepanjang jalur mudik dari Jakarta ke Merak, motoris, hingga SPBU Kantong dan SPBU Modular.
Pada tahun ini, Fanda mengatakan diproyeksi akan terjadi kenaikan khususnya untuk produk-produk gasoline, dimana Pertamax dan Pertalite akan sangat banyak dikonsumsi hingga meningkat 5 persen - 7 persen.
"Kemudian puncaknya diperkirakan akan terjadi pada H-4 tanggal 6 April 2024 kemungkinan akan meningkat hingga 23 persen,” jelas Fanda dalam keterangan resmi, Kamis (28/3).
Khusus untuk Gasoil, dikarenakan pada H-7 Hari Raya Idul Fitri akan ada pembatasan operasional kendaraan berat yang mengkonsumsi gasoil atau solar sehingga diperkirakan akan ada penurunan kebutuhan, tapi tetap disediakan.
"Sedangkan umumnya tren konsumsi LPG PSO pada saat perayaan Idul Fitri menurun sedangkan kebutuhan LPG Non PSO akan meningkat,” imbuh Fanda.
Untuk diketahui, wilayah sales area Banten memiliki 286 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), 10 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN), 1 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Bunker (SPBB), 29 Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) Public Service Obligation (PSO).
Lalu, 4 SPPBE Non-Public Service Obligation (NPSO), 258 Agen LPG PSO, 38 Agen LPG NPSO dan 98 Pertashop dengan rata - rata kebutuhan gasoline sebesar 4.866 KL/hari, gasoil sebesar 2.510 KL/hari, LPG PSO sebesar 1.090 MT/hari dan LPG NPSO sebesar 48 MT/hari.