
Area KKOP Bandara Dhoho Kediri./(Foto: Wahyu Adji/JPRK)
JawaPos.com - Kawasan keselamatan operasi penerbangan (KKOP) Bandara Internasional Dhoho merupakan hal yang terus menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri.
Pasalnya, batas - batas wilayah yang masuk kedalam KKOP tersebut diketahui sangat mempengaruhi kelancaran penerbangan di bandara.
Setelah melakukan sosialisasi aktivitas yang dilarang untuk dilakukan masyarakat di sekitar bandara, kini Pemkab Kediri juga melarang para pedagang yang biasa berjualan di salah satu bukit di area Bandara Internasional Dhoho.
“Para pedagang sudah diminta untuk berjualan di tempat latin,” terang Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri Kaleb Untung Satrio Wicaksono dilansir dari Radar Kediri, Kamis (22/2).
Bukan tanpa solusi, kini menurut sumber rencananya para pedagang yang berjualan di area tersebut akan direlokasi di tempat baru.
Sebelumnya, salah satu bukit yang berada di Jalan Jawa menjadi tempat favorit bagi pengunjung.
Nyaris setiap sore tempat tersebut selalu dipenuhi oleh warga sekitar. Alhasil, banyak pedagang yang juga mulai berjualan di tempat tersebut.
Kaleb pun membenarkan hal itu. Dengan menyebut ada dua alasan mengapa tempat tersebut harus steril.
Alasan pertama adalah karena area tersebut masuk ke dalam KKOP. Artinya area tersebut harus steril. Kedua karena area tersebut merupakan tanah milik PT Surya Dhoho Investama (SDhI).
“Jadi jalan bukit tersebut kini telah ditutup,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kaleb mengatakan jika para pedagang tetap boleh berjualan. Namun dengan satu syarat.
Tempat untuk berjualan tidak boleh di area KKOP. Artinya mereka harus mencari tempat lain.
Pemkab Kediri menunjukkan keseriusannya untuk melarang para pedagang berjualan di area tersebut dengan penempelan tulisan larangan untuk berjualan di pintu masuk menuju bukit.
Alhasil, kebijakan baru pemkab tersebut membuat area bukit yang berada di Desa/Kecamatan Grogol yang awalnya ramai menjadi tampak sepi. Tak ada pengunjung ataupun pembeli.
Padahal sebelumnya, area bukit yang berada di Jalan Jawa itu menjadi tempat favorit pengunjung. Bahkan, setiap sore tempat tersebut selalu dipenuhi oleh warga sekitar.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
