
Rangkaian Kereta Cepat Whoosh di Stasiun Tegalluar, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (29/11).
JawaPos.com – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan bahwa pembangunan konstruksi kereta cepat Jakarta-Bandung akan lebih sederhana berkat keberhasilan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung Whoosh.
Menurutnya, proses pembangunan, perancangan, pembebasan tanah, instalasi, operasional, dan komunikasi kepada masyarakat akan menjadi lebih mudah karena telah ada pengalaman dari proyek Whoosh.
Dikutip dari Antara pada Rabu (20/12), Budi Karya Sumadi menyampaikan pendapat ini dalam Jumpa Pers Akhir Tahun di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, pada Rabu (20/12).
Menurut Menhub, proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya dengan jarak lebih jauh mencapai 900 km akan lebih ekonomis dibandingkan proyek Whoosh.
Baik dari segi biaya maupun jarak tempuh yang diperkirakan hanya membutuhkan waktu 2 jam.
"Makin panjang kereta cepat ini makin ekonomis. Bisa dibayangkan jarak Jakarta-Surabaya yang 900 km bisa dicapai kira-kira 2 jam, sehingga proyek ini akan lebih bersaing dengan moda transportasi pesawat," ujarnya.
Terkait pembiayaan, Menhub menyadari bahwa akan sulit jika proyek ini sepenuhnya dibiayai oleh anggaran negara.
Oleh karena itu, proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya akan menerapkan pendekatan pembiayaan kreatif atau melibatkan investor.
“Dengan keterbatasan APBN, kami bisa melaksanakan proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya melalui pembiayaan kreatif,” ungkapnya.
“Artinya, akan ada investor yang terlibat dalam menghubungkan Jakarta dan Surabaya melalui kereta cepat,” lanjutnya.
Budi menyebutkan bahwa pemerintah akan bekerja sama dengan investor dalam merancang rekayasa desain proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya.
Setelah itu, pemerintah akan mengadakan tender sebelum memulai pembangunan proyek tersebut.
Lebih lanjut, Budi menyatakan bahwa proyek Whoosh telah sukses dan namanya sudah dikenal di luar negeri seperti kereta cepat Jepang, Shinkansen.
"Tidak ada yang mengkritik proyek Whoosh. Saat saya berkunjung ke Singapura, Malaysia, atau Thailand, mereka bertanya bagaimana proyek Whoosh, dan ternyata sudah populer seperti Shinkansen dan TGV," ungkapnya.

Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Viral Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, APGI 3T Sebut Aksi Spontan Atas Potensi Kerugian Rp 1,8 Triliun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
