
Ilustrasi seorang anak sedang sholat
JawaPos.com - Shalat Jumat merupakan salah satu shalat yang diwajibkan selain shalat fardhu 5 waktu yang dilakukan setiap hari.
Shalat Jumat dilaksanakan satu sepekan sekali, tepatnya pada waktu Dzuhur hari Jumat, menggantikan kewajiban shalat Dzuhur.
Namun, kewajiban shalat Jumat tidak dibebankan kepada seluruh orang. Ada kriteria tertentu orang-orang yang diwajibkan menjalankan shalat Jumat atau diistilahkan dengan syarat wajib pelaksanaan shalat Jumat.
Berikut ini tujuh syarat/kriteria yang wajib dipenuhi sebelum melaksanakan sholat Jumat menurut Syekh Abu Syuja’ Ahmad Al Ashfahani dalam kitabnya bernama Matan Ghoyah wat Taqrib.
1. Beragama Islam
Syarat pertama yang mewajibkan seseorang untuk melakukan Sholat Jumat adalah menjadi seorang Muslim. Sholat Jumat adalah ibadah khusus untuk umat Islam, yang menandakan kekhususan dan kesatuan dalam keyakinan agama.
2. Baligh
Seorang individu yang ingin menjalankan Sholat Jumat harus telah mencapai usia baligh. Ini menandakan kedewasaan fisik dan mental yang memungkinkan seseorang untuk memahami dan melaksanakan ibadah dengan benar. Sehingga anak kecil yang belum baligh belum terbebani kewajiban melaksanakan sholat Jumat.
3. Berakal/Waras
Sholat Jumat adalah ibadah yang memerlukan pemahaman dan kesadaran. Oleh karena itu, seseorang yang tidak memiliki akal sehat atau tidak waras, seperti orang gila, tidak diwajibkan untuk melaksanakan ibadah ini.
4. Merdeka, bukan hamba sahaya/budak
Syarat ini mencerminkan pentingnya kebebasan dalam menjalankan ibadah. Hamba sahaya atau budak tidak diwajibkan untuk melaksanakan Sholat Jumat, karena mereka mungkin tidak memiliki kendali atas waktu mereka sendiri.
5. Pria/laki-laki
Sholat Jumat adalah ibadah yang diwajibkan hanya bagi pria atau laki-laki. Wanita diberi pilihan untuk melaksanakan ibadah Jumat, tetapi tidak diwajibkan.
6. Dalam keadaan sehat
Seorang Muslim yang ingin melaksanakan Sholat Jumat harus berada dalam keadaan sehat. Dalam hal ini, sehat yang dimaksud adalah sehat jasmani. Orang yang sedang sakit tidak wajib melaksanakan sholat Jumat.
7. Mukim/menetap
Syarat terakhir adalah bahwa seseorang harus menjadi mukim atau menetap. Artinya, orang yang berdomisili di suatu tempat.
Sholat Jumat wajib didirikan oleh orang mukim dan mustauthin (orang yang berdomisili bukan di wilayah asalnya). Sebagai pengecualian, seorang musafir tidak terkena kewajiban mendirikan sholat Jumat.
Sholat Jumat adalah salah satu ibadah yang memiliki peran penting dalam memperkuat jalinan sosial dan spiritual dalam komunitas Muslim. Dengan mengikuti syarat-syarat yang telah disebutkan di atas, umat Islam dapat menjalankan ibadah ini dengan benar dan merasakan manfaatnya secara penuh.
Selain syarat-syarat yang telah disebutkan, Sholat Jumat juga memiliki keterkaitan dengan jamaah dan khutbah yang disampaikan oleh seorang imam. Ini menciptakan kesempatan untuk umat Islam berkumpul, saling berinteraksi, dan mendengarkan nasehat agama yang bermanfaat.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
