
Peta Prakiraan Curah Hujan di Indonesia pada November 2023 (bmkg.go.id)
JawaPos.com - Berbagai daerah di Indonesia mengalami kekeringan akibat El Nino yang cukup panjang.
Misalnya saja, di Daerah Istimewa Yogyakarta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta mencatat terdapat 57 kecamatan yang masuk kekeringan ekstrim.
Kekeringan juga melanda daerah lainnya, seperti Pacitan yang hingga akhir Oktober belum diguyur hujan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mencatat sebanyak 34 ribu jiwa terdampak kekeringan.
Mengutip JawaPos.com, Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, mengatakan, puncak dampak El Nino akan berakhir pada November.
Ia menjelaskan hal tersebut dikarenakan Monsun Asia telah memasuki wilayah Indonesia dan diprediksi Bulan November akan mulai turun.
Namun, Dwikorita, mengatakan, BMKG memprediksi awal musim hujan tidak serentak di seluruh Indonesia akibat tingginya keragaman iklim.
Tak hanya itu, Fenomena El Nino juga akan masih bertahan hingga tahun depan.
Bulan November Diperkirakan Awal Musim Hujan
Berdasarkan Buletin Informasi Iklim September yang diterbitkan oleh BMKG, pada November 2023 diperkirakan mengalami hujan yang bersifat normal hingga bawah normal.
Sejumlah 65,63 persen wilayah Indonesia diperkirakan memiliki sifat hujan bawah normal atau 0-84 persen mm, 32,18 persen diperkirakan normal atau pada ambang 85-115 persen mm, dan 2,20 persen diperkirakan atas normal atau lebih dari 116 persen mm.
BMKG juga menjelaskan pada November 2023 diperkirakan wilayah mengalami curah hujan kategori rendah atau 0-100 mm/bulan sejumlah 16,89 persen, wilayah yang mengalami curah hujan kategori menengah atau 100-300 mm/bulan sejumlah 69,50 persen, sementara 13,61 persen wilayah mengalami curah hujan tinggi atau 300-500 mm/bulan hingga sangat tinggi atau lebih dari 500 mm/bulan.
Melansir dari situs resmi BMKG, awal musim hujan umumnya akan terjadi pada Oktober hingga Desember 2023 dan akan memasuki puncaknya pada Januari hingga Februari 2024.
BMKG pun meminta kementerian maupun lembaga hingga pemerintah daerah untuk melakukan mitigasi terhadap kemungkinan terjadinya bencana selama musim hujan terutama pada wilayah yang mengalami sifat hujan atas normal.
Tak hanya itu, pemerintah daerah juga diminta untuk memaksimalkan dalam mengedukasi masyarakat terkait menghadapi risiko bencana yang mungkin terjadi dan pentingnya memperhatikan peringatan dini.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
