Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 15 September 2023 | 19.00 WIB

Tampil di Kongres Meksiko, Penampakan Mayat Alien Ini Hanya Miliki Tiga Jari dan Tanpa Gigi

Diduga Penampakan Mayat Alien Ini Hanya Miliki Tiga Jari dan Tanpa Gigi./Routers - Image

Diduga Penampakan Mayat Alien Ini Hanya Miliki Tiga Jari dan Tanpa Gigi./Routers

JawaPos.com – Dua jasad yang diklaim sebagai mayat alien baru saja dipamerkan di kongres Meksiko pada Selasa (12/9).

Kedua mayat tersebut memiliki masing-masing hanya tiga jari dan tidak memiliki gigi.

Pemimpin penyelidikan fenomena alien, Jaime Maussan, telah melakukan penyelidikan tersebut selama beberapa dekade bersama para ilmuan untuk mengungkap dua mayat yang diklaim menyerupai seorang alien.

Penanggalan karbon yang dilakukan oleh National Autonomous University of Mexico (UNAM) menemukan mayat-mayat tersebut, yang digambarkan dengan tangan berjari tiga, tanpa gigi dan penglihatan stereoskopis, berusia lebih dari 1.000 tahun.

Disajikan dalam kotak kaca, peneliti mengklaim bahwa mayat tersebut bukanlah bagian dari 'evolusi terestrial kita', dengan 30 persen komposisi genetik mereka masih belum diketahui.

“Spesimen ini bukan bagian dari evolusi terestrial kita. Ini bukanlah makhluk yang ditemukan setelah reruntuhan UFO. Mereka ditemukan di tambang diatom (alga), dan kemudian menjadi fosil,” ujar Maussan.

Dalam foto yang dibagikan oleh beberapa media, mayat ini memiliki leher yang panjang sehingga menyerupai burung.

Mereka juga ditemukan memiliki tulang yang kuat, ringan, dan tidak memiliki gigi.

Para ahli di kongres menunjukkan sinar-X dari spesimen tersebut dan mengatakan bahwa salah satu makhluk tersebut membawa 'telur' dengan embrio di dalamnya.

Mereka mengatakan mayat-mayat itu memiliki implan logam kadmium dan osmium. Osmium adalah salah satu unsur paling langka di kerak bumi dan dianggap sebagai logam mulia paling langka.

Peristiwa tersebut merupakan sebuah momen untuk Meksiko mengadakan dialog formal untuk mengakui fenomena tersebut.

Mayat itu baru-baru ini dipelajari di Autonomous National University of Mexico (UNAM), di mana para ilmuwan mempelajarinya dengan penanggalan radiokarbon.***

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore