
Ilustrasi stunting. Dimas Pradipta/JawaPos.com
JawaPos.com - Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) terus berupaya menurunkan angka stunting di Indonesia. Salah satu faktor penyebab stunting yaitu perkawinan anak atau pernikahan dini.
Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Anak, Perempuan, dan Pemuda Kemenko PMK Femmy Eka Kartika Putri mengatakan, perkawinan anak menjadi beban bagi para pasangan muda yang belum memiliki penghasilan cukup. Sehingga kebutuhan gizi anak-anaknya tidak terpenuhi secara optimal.
"Salah satu penyebab stunting ini yaitu perkawinan anak, di mana para pasangan muda itu belum memiliki penghasilan yang layak sehingga kebutuhan akan gizi anak-anak mereka tidak dapat tercukupi secara optimal," kata Femmy kepada wartawan, Rabu (23/3).
Menurut data dari Pengadilan Agama Kabupaten Temanggung pada tahun 2021, terdapat 503 kasus dispensasi kawin bagi calon suami atau istri yang belum berusia 19 tahun. Hal tersebut menjadi perhatian bersama bagi daerah yang menjadi percontohan penurunan angka stunting.
Femmy menambahkan, perlunya strategi pencegahan perkawinan anak salah satunya yaitu melalui penguatan koordinasi dan sinergi yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
"Saat ini, kita perlu memperkuat koordinasi dan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan sebagai salah satu upaya pencegahan perkawinan anak, khususnya pada Kabupaten Temanggung yang dijadikan Kabupaten Percontohan," ujar Femmy.
Pemerintah sudah memiliki Strategi Nasional Pencegahan Perkawinan Anak. Tujuannya adalah meningkatkan komitmen terhadap pencegahan perkawinan anak baik di tingkat nasional hingga tingkat desa.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
