Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 6 Juni 2022 | 19.04 WIB

Dermaga, Buku, dan Film Dokumenter tentang Soekarno

JEJAK AWAL: Seorang penjaga rumah kelahiran Soekarno di Surabaya sedang bersih-bersih kemarin (5/6). (DIPTA WAHYU/JAWA POS) - Image

JEJAK AWAL: Seorang penjaga rumah kelahiran Soekarno di Surabaya sedang bersih-bersih kemarin (5/6). (DIPTA WAHYU/JAWA POS)

DARI Surabaya, tempat Soekarno lahir, sederet rencana menguar untuk merawat jejak presiden pertama Republik Indonesia itu. Pemerintah kota berniat membangun dermaga di depan Pandean Gang IV, Peneleh, rumah tempat Putra Sang Fajar dilahirkan. Sebuah buku dan film juga akan digarap para penggiat sejarah Kota Pahlawan.

Menurut Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, rencana membangun dermaga itu dibuat untuk mendukung program wisata The Pahlawan. Wisatawan bakal diajak berkeliling menyusuri Kalimas, lantas berhenti di Dermaga Pandean. ”Lalu, akan dipandu berkeliling ke rumah Bung Karno,” katanya di Surabaya kemarin (5/6).

Suasana di Pandean Gang IV kemarin ramai. Gang yang berukuran sekitar 2 meter itu dipadati mahasiswa dari berbagai universitas di Surabaya. Mereka antre untuk masuk ke rumah nomor 40.

Anggi, misalnya. Kamera analog berwarna hitam dikalungkan di leher mahasiswi Universitas Negeri Surabaya tersebut. ”Baru pertama ini ke rumah Pak Karno,” ucapnya.

Karena rehabilitasi rumah yang ditetapkan sebagai cagar budaya sejak 2013 itu masih berlangsung, peserta diminta bergantian masuk. Pemandu dari Cak dan Ning Surabaya mempersilakan per lima orang masuk beberapa menit untuk melihat suasana di dalam rumah. Termasuk kamar yang dulu menjadi ruang Soekarno lahir. Material rehabilitasi seperti pasir dan beberapa kayu tampak di ruang tengah rumah.

Sementara itu, Komunitas Begandring Soerabaia menghelat diskusi bertema Bung Karno Lahir di Surabaya pada Sabtu (4/6) malam. Kuncarsono Prasetya, inisiator Komunitas Begandring Soerabaia, menyatakan bahwa diskusi tersebut merupakan persiapan pembuatan buku dan film dokumenter tentang Soekarno dari sisi yang berbeda.

Menurut dia, mayoritas buku mengenai sang proklamator selama ini berkutat pada ideologi dan perannya saat kemerdekaan. ”Nanti buku ini membahas di luar hal itu,” jelasnya.

Buku yang direncanakan terbit pada November tahun ini tersebut membahas sisi lain Bung Karno yang belum pernah diangkat. Yakni, hubungan sosial dan lingkungan di Surabaya sebelum era kemerdekaan. Mulai sejarah keluarga, masa kanak-kanak, kemiskinan keluarga, hingga pernikahan pertama.

”Bung Karno tidak lahir di ruang hampa. Namun, dia didorong lingkungannya untuk menjadi orang besar. Ya, di Surabaya,” tegasnya.

Tim kecil dari anggota Begandring Soerabaia akan dibentuk bulan ini untuk menyusun buku. Terkait pembuatan film, dia bakal bekerja sama dengan kreator film asal Surabaya. Namun, produksi film belum menjadi prioritas terdekat karena membutuhkan proses lebih lama. ”Film mungkin tahun depan. Kalau buku, tebalnya sekitar 120 halaman,” ungkapnya.




JEJAK PENTING BUNG BESAR DI PENJARA DAN PENGASINGAN

  • Setidaknya ada tiga tempat penahanan dan pengasingan penting bagi Soekarno yang berpengaruh bagi Indonesia ke depan: Penjara Banceuy, Bandung; Ende, dan Bengkulu.


Penjara Banceuy (1929–1930)

Photo



  • Di sinilah Soekarno menulis pleidoinya yang terkenal, ’’Indonesia Menggugat”.

  • Kini: Sel berukuran 2,5 x 1,5 meter, lengkap dengan bantal, selimut, peralatan makan-minum, dan buku.


Ende (1934–1938)

  • Tempat Soekarno menemukan apa yang kemudian dikenal sebagai Pancasila. Di sini juga dia menyelesaikan 12 naskah.

  • Kini: Rumah pengasingan yang dilengkapi, antara lain, lukisan, tempat tidur, biola, dan naskah drama.


Bengkulu (1938–1942)

Photo



  • Soekarno aktif menulis, aktif di Muhammadiyah, menganjurkan perempuan terlibat dan belajar banyak hal, juga mengasuh grup kesenian. Dia bertemu Fatmawati, ibu negara pertama Indonesia, di sini.

  • Kini: Bekas rumah pengasingannya berisi, antara lain, ranjang besi, buku-buku, serta seragam grup tonil.


Dari berbagai sumber

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore