
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas memberikan keterangan seusai sidang Isbat penentuan awal bulan Ramadhan di Kantor Kemenag Jakarta, Jumat (1/4/2022). Pemerintah menetapkan awal bulan Ramadhan 1443 H jatuh pada hari Minggu 3 April 2022.FOTO:MIFTAHULHAYAT
Kerja Sama Katering, Transportasi, dan Akomodasi di Saudi Sudah Beres
JawaPos.com – Kementerian Agama (Kemenag) terus bergerak cepat menyiapkan layanan penyelenggaraan haji 2022. Terhitung mulai masuknya jemaah ke asrama haji pada 3 Juni, waktu yang tersisa tinggal sekitar 15 hari lagi. Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas terbang ke Arab Saudi kemarin (18/5) dini hari untuk memastikan seluruh layanan haji siap menerima jemaah.
”Ini adalah pemberangkatan jemaah haji kali pertama setelah tertunda dua tahun karena pandemi. Saya ingin memastikan seluruh layanan untuk jemaah sudah siap,” kata Yaqut di kompleks Bandara Soekarno-Hatta sebelum bertolak ke Saudi. Seluruh layanan jemaah haji akan dia cek langsung. Mulai akomodasi atau hotel, transportasi, katering, layanan kesehatan, hingga lainnya.
Beberapa hari terakhir tim teknis dari Kemenag sudah lebih dahulu berangkat ke Saudi. Mereka menuntaskan penyediaan seluruh layanan untuk jemaah haji tersebut. Menurut Yaqut, dirinya harus datang ke Saudi untuk memastikan seluruh jemaah haji nanti terlayani dengan sebaik-baiknya.
Yaqut juga titip pesan kepada para petugas haji yang saat ini mulai menjalani pemusatan pelatihan di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta. Dia menekankan, petugas haji harus menjalankan tiga aspek penyelenggaraan haji dengan baik. Mulai pembinaan, pelayanan, hingga perlindungan jemaah. ”Tiga pelayanan ini harus dipegang teguh,” tuturnya.
Menag meminta petugas haji jangan sampai mengecewakan jemaah. ”Jadikan ibadah haji tahun ini sebagai pengalaman terbaik mereka,” pesannya. Apalagi, para jemaah haji tahun ini sudah menunggu dua tahun sebelum akhirnya bisa diberangkatkan. Petugas haji harus membantu jemaah untuk mencapai kepuasan ibadah yang maksimal serta mampu menjadi haji yang mabrur.
Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Hilman Latief ikut dalam rombongan Menag Yaqut bertolak ke Saudi. Hilman mengatakan, proses pengadaan layanan perhajian di Saudi sudah berlangsung dalam dua bulan terakhir. Tim Kemenag, menurut dia, sudah menyelesaikan seluruh pengadaan atau tahapan kontrak kerja sama dengan pihak Saudi.
”Kami akan melakukan pengecekan akhir,” ujarnya. Memastikan semuanya berjalan lancar dan tersedia. Sehingga, ketika tiba di Saudi, jemaah bisa langsung menikmati seluruh layanan.
Seperti diketahui, calon jemaah haji (CJH) gelombang pertama berangkat mulai 4 Juni. Mereka akan diterbangkan menuju ke Madinah. Di kota tempat Nabi Muhammad dimakamkan itu, jemaah tinggal selama delapan hari, menjalani ibadah arbain atau salat 40 waktu berturut-turut di Masjid Nabawi. Setelah itu mereka dibawa ke Makkah.
Sementara itu, CJH gelombang kedua diterbangkan langsung ke Jeddah untuk kemudian ke Makkah. Mereka baru beribadah di Madinah setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Makkah. Wukuf atau puncak haji dijadwalkan digelar pada 8 Juli.

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Nathalie Holscher-Aripat Menikah, Sule Titip Pesan untuk Adzam, Balasan Nathalie Jadi Sorotan
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Analis Ungkap Strategi Iran Pilih Sasar Negara Teluk Tanpa Serang Kapal Induk AS
