
Sejumlah calon penumpang berada di Terminal Kampung Rambutan Jakarta, Kamis (24/3/2022). Pemerintah menjadikan vaksin booster Covid-19 sebagai syarat perjalanan mudik pada libur Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah, sebagai pengganti ditiadakannya hasil peme
JawaPos.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengantisipasi adanya fenomena calo atau penyelenggara kegiatan ilegal, yang menawarkan jasa perjalanan mudik menggunakan bus pariwisata pada periode angkutan Lebaran 2022 ini.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengatakan, penawaran tiket mudik bus pariwisata oleh calo adalah hal yang ilegal dan tidak resmi. Hal tersebut berpotensi menjadi penipuan terkait tarif yang ditawarkan, maupun risiko yang sulit untuk diawasi faktor keselamatannya.
Menurutnya, oknum yang menawarkan tiket mudik dengan bus pariwisata ini patut diwaspadai, karena belakangan sudah banyak pihak mulai gencar menawarkan jasa untuk mengantarkan mudik. Sayangnya mereka beroperasi tanpa izin resmi, atau tidak terdaftar.
“Dikhawatirkan kalau kendaraannya sudah lama tidak diuji kir, maka faktor keselamatan jadi taruhannya. Oleh karena itu kami akan tingkatkan pemeriksaan dan pengawasan terhadap bus pariwisata gelap, sekaligus mengimbau masyarakat, untuk tidak tergiur pada tawaran harga murah tapi tidak terjamin keamanannya,” kata Dirjen Budi dalam keterangan yang diterima oleh JawaPos.com, Rabu (30/3).
Sehingga, pemerintah akan meningkatkan pengawasan terhadap keberadaan angkutan pariwisata ilegal yang tidak berizin. Sementara bagi pengusaha bus pariwisata yang berizin, diharapkan untuk melakukan rampcheck terhadap armada yang dimilikinya, terutama menjelang Angkutan Lebaran 2022.
“Saat melakukan rampcheck dimohon agar berkoordinasi dengan BPTD dan Dishub setempat, terutama karena ada kemungkinan terdapat armada bus pariwisata yang lama tidak dioperasikan selama masa pandemi,” tuturnya.
Selain itu, Kemenhub juga meminta masyarakat agar menggunakan sekaligus mendukung operasional transportasi, khususnya operator bus yang resmi. Apalagi selama beberapa tahun terakhir bus pariwisata sering mengalami kecelakaan dan cukup fatal.
“Maka kami mengimbau untuk kita bersama-sama mencegah adanya kejadian tersebut dengan memilih menggunakan bus AKAP resmi dengan trayek yang sudah terdaftar sehingga pengawasan dan keselamatannya terjamin,” imbuhnya.
Dirjen Budi menambahkan, faktor keselamatan bus pariwisata dan AKAP menjelang Angkutan Lebaran 2022 perlu ditingkatkan. Terutama pada masa pandemi Covid-19, unsur kesehatan baik pengemudi dan kru patut diperhatikan sebelum bertugas.
“Kita semua tentu tidak ingin pada periode Angkutan Lebaran 2022 ini pengawasan menjadi lemah dan justru membahayakan kesehatan calon penumpang. Seharusnya baik peningkatan keselamatan dan protokol kesehatan tetap dijaga meski pandemi kini kian kondusif,” paparnya.
Ia juga mengimbau agar jajarannya di Ditjen Hubdat untuk menggandeng Polri agar menjalin koordinasi guna menjaring oknum yang berupaya menipu calon pembeli tiket mudik dengan bus pariwisata ilegal.
“Kita perlu mengantisipasi kejadian ini karena di media sosial sudah mulai banyak agen-agen yang tidak bertanggungjawab menawarkan jasa mudik dengan bus pariwisata yang kondisi bus nya tidak jelas serta trayeknya tidak memiliki izin,” pungkasnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
