
Susilo Bambang Yudhoyono
JawaPos.com - Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengeluhkan hal tersebut banyak berita bohong atau hoax di media sosial. SBY seakan menyindir Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang tidak pandai mengelola negara karena banyaknya hoax.
Mantan politikus Partai Demokrat, Tri Dianto mengatakan apa yang disampaikan oleh SBY bukan seperti seorang negarawan. Sebab, bukannya memberikan solusi malah menyampaikan keluhannya lewat media sosial Twitter.
"Agak lucu twitternya Pak SBY. Mantan Presiden kok masih suka mengeluh. Apa maksudnya Pak SBY mengeluhkan "negara kok jadi begini"? Seperti bukan mantan Presiden yang berkuasa 10 tahun," ujar Tri kepada JawaPos.com, Sabtu (21/1).
Juru Bicara Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) tersebut juga mempertanyakan, kalimat SBY yang menyebut juru fitnah da penyebar hoax berkuasa dan merajalela.
Menurut Tri, ucapan SBY seperti itu tersirat menuduh pemerintahan Presiden Jokowi yang sedang berkuasa adalah juru fitnah dan penyebar hoax. Karenanya, hal ini perlu dijelaskan oleh SBY sehingga tidak menimbulkan polemik.
"Kan sekarang yang sedang berkuasa adalah Pak Jokowi. Kenapa dibilang bahwa juru fitnah dan penyebar hoax berkuasa? Biar tidak jadi fitnah dan sumber konflik baru," katanya.
Sementara, tutur Tri lewat pesan yang disampaikan, SBY berusaha mencitrakan sebagai pihak yang lemah dan dizalimi dan seolah-olah berpihak ke rakyat adalah strategi lama SBY. Rakyat juga sudah paham permainan SBY.
"Sebagai mantan kadernya Pak SBY saya makin heran dan malu. Kok mantan Presiden begitu," pungkasnya.
Sebelumnya, Presiden keenam SBY mengeluhkan saat ini di media sosial penuh dengan berita-berita bohong atau hoax, sehingga membuat kegaduhan politik dan sosial.
SBY lewat akun Twitter resmi miliknya, sampai menyebut kondisi Indonesia saat ini telah dikuasai oleh oknum penyebar fitnah dan hoax.
"Ya Allah, Tuhan YME. Negara kok jadi begini. Juru fitnah & penyebar "hoax" berkuasa dan merajalela. Kapan rakyat dan yang lemah menang? *SBY*" tulis SBY dalam akun Twitter resmi miliknya @SBYudhoyono, Sabtu (21/1). (cr2/JPG)
.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
