Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 2 September 2021 | 20.40 WIB

Tarif Rapid Test Antigen Jawa-Bali Maksimal Rp 99 Ribu

Siswa saat melakukan swab antigen sebelum mendapatkan vaksin COVID-19 di Sekolah Al Azhar BSD, Tangerang Selatan, Banten, Senin (19/7/2021). Vaksinasi yang diselenggarakan oleh BIN dan Pemkot Tangerang Selatan ini merupakan program percepatan vaksinasi CO - Image

Siswa saat melakukan swab antigen sebelum mendapatkan vaksin COVID-19 di Sekolah Al Azhar BSD, Tangerang Selatan, Banten, Senin (19/7/2021). Vaksinasi yang diselenggarakan oleh BIN dan Pemkot Tangerang Selatan ini merupakan program percepatan vaksinasi CO

Vaksinasi Covid-19 untuk Warga Lansia Masih Minim

JawaPos.com – Tarif rapid test antigen kini makin murah. Pemerintah menetapkan harga batas atas Rp 99 ribu untuk daerah Jawa dan Bali. Sedangkan di luar daerah tersebut tarif maksimalnya Rp 109 ribu.

Tarif baru itu disampaikan Dirjen Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Abdul Kadir kemarin (1/9). Dia menerangkan, evaluasi harga tersebut dilakukan setahun setelah surat edaran lama diteken. Dalam aturan sebelumnya, tarif batas atas ditetapkan Rp 250 ribu untuk Jawa-Bali. Sedangkan di luar Jawa-Bali Rp 275 ribu.

Kadir menerangkan, kebijakan penurunan tarif diambil karena komponen harga barang atau jasa juga mengalami penurunan.

Misalnya jasa pelayanan, reagen, dan biaya administrasi. ”Sekarang begitu banyak antigen yang diproduksi di dalam negeri,” ujarnya. Dia meminta fasilitas kesehatan yang menyelenggarakan rapid test antigen segera menyesuaikan dengan tarif baru itu. Kadir juga meminta dinas kesehatan melakukan pembinaan dan pengawasan.

Direktur Hankam Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Faisal menjelaskan, penyesuaian tarif batas atas itu sudah sepengetahuan lembaganya. Bahkan, BPKP juga telah mengaudit komponen yang memengaruhi harga rapid test antigen tersebut. Dia menjamin bahwa penurunan harga itu tidak berpengaruh pada validitas hasil tes. ”Antigen dalam negeri produksi murah, tapi kualitasnya sama dengan luar negeri,” ungkapnya. Kemenkes, menurut dia, telah melakukan penelitian kualitas antigen sebelum memberikan izin edar.

Pada kesempatan lain, Siti Nadia Tarmizi, juru bicara Kemenkes terkait vaksinasi Covid-19, menyampaikan progres vaksinasi Covid-19. Menurut dia, hingga akhir Agustus ini vaksinasi sudah mencapai sejuta suntikan per hari. Secara keseluruhan, sebanyak 100 juta dosis sudah disuntikkan kepada warga. Tenaga kesehatan (nakes) telah 100 persen menerima vaksin pertama dan kedua. Sedangkan vaksinasi ketiga baru mencapai 640.532 dari 1,5 juta nakes. Mereka yang masuk kelompok petugas publik juga sudah 100 persen menerima vaksin Covid-19 pertama dan kedua.

Lalu, untuk masyarakat umum, sudah dilakukan penyuntikan sebanyak 31 juta dosis. Sekitar 2,6 juta dosis diberikan kepada remaja. ”Yang menjadi PR adalah lansia,” ucap Nadia. Sebab, baru 24,5 persen lansia atau 5,3 juta orang yang mendapatkan vaksin dosis pertama.

Update Kasus

Penurunan kasus yang terjadi selama beberapa minggu terakhir telah meringankan beban rumah sakit (RS). Satgas Covid-19 mencatat bahwa rata-rata tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) nasional telah turun ke angka 25,04 persen. ”Dua minggu lalu BOR nasional masih di angka 40-an persen,” ujar Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah.

Selain itu, menurut Dewi, tidak ada lagi provinsi yang mencatatkan BOR di atas 60 persen. Tidak ada warna oranye dan merah. Hanya ada kuning dan hijau. Bahkan, sembilan provinsi telah mencatatkan BOR kategori hijau dengan angka di bawah 20 persen. Meski demikian, dengan kondisi yang terus membaik, ada risiko kelengahan yang salah satunya berbentuk peningkatan mobilitas. Data dari Kemenko Kemaritiman dan Investasi pada 30 Agustus lalu, indeks komposit penurunan mobilitas di Jawa-Bali hanya terpaut 5 persen di bawah baseline atau tingkat aktivitas normal.

Beberapa gambar yang beredar di dunia maya juga menunjukkan peningkatan mobilitas masyarakat ke tempat-tempat wisata. Salah satunya di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat. Meski demikian, Marketing and Communication Department Head Jasamarga Metropolitan Tollroad Irra Susiyanti mengungkapkan, sejauh ini belum ada peningkatan volume lalu lintas yang berarti di sepanjang ruas jalan tol Jagorawi. Ruas utama menuju ke daerah Puncak, Bogor. ”Sejauh ini belum ada. Biasanya memang ramai ketika weekend,” jelasnya.

Bantuan untuk Papua

Untuk membantu pemerintah menanggulangi persebaran virus korona di Papua, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto kembali mengirim bantuan ke daerah paling timur Indonesia tersebut. Kemarin pesawat Hercules C-130 A-1331 terbang dari Pangkalan Udara (Lanud) TNI-AU Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur, menuju Papua.

Dari Lanud TNI-AU Abdulrachman Saleh, pesawat yang take off pukul 06.00 kemarin itu singgah di Lanud TNI-AU Hasanuddin, Lanud Pattimura, Lanud Yohanis Kapiyau, dan mengakhiri penerbangan di Bandara Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua. Pesawat angkut milik Skadron Udara 32 itu membawa bantuan oksigen generator untuk masyarakat Wamena.

Bantuan tersebut akan ditempatkan di RSUD Wamena. ”Untuk memenuhi pasokan oksigen medis dalam rangka penanganan dan pengendalian Covid-19,” terang Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (KH) Edys Riyanto kepada awak media kemarin. Mabes TNI berharap bantuan itu berguna dan bermanfaat untuk masyarakat Wamena yang terkena serangan Covid-19.

Untuk memastikan bantuan tersebut tepat sasaran dan tepat guna, Mabes TNI telah menugaskan Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III Mayjen TNI Jeffry A. Rahawarin bertolak ke Wamena dan menyerahkan langsung bantuan itu. ”Diserahkan kepada Bupati Jayawijaya John Richard Banua,” ujar Kolonel Edys.

Bantuan oksigen generator itu, lanjut Edys, dikirim menyusul bantuan yang sudah diterbangkan ke Papua bulan lalu. Dia memerinci, Mabes TNI sudah mengirimkan bantuan alat kesehatan, tabung oksigen, konsentrator oksigen, masker medis, alat pelindung diri, dan perlengkapan untuk tes antigen. Bantuan tersebut dikirim ke Papua dan Papua Barat.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore