
Tangkapan layar prakiraan cuaca di Indonesia pada Jumat (27/8). Andi Firdaus/Antara
JawaPos.com–Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah di Indonesia berpotensi diguyur hujan lebat, Jumat (27/8).
Dilansir melalui laman resmi BMKG, potensi hujan lebat terjadi di Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Kepulauan Bangka Belitung, Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan. Situasi yang sama juga diprakirakan melanda Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku Maluku Utara, Papua Barat, dan Papua.
Wilayah Sumatera Utara secara umum berawan hingga namun berpotensi hujan ringan. Riau, Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, jambi, dan Bengkulu berpotensi diguyur hujan sedang.
Situasi di Pulau Jawa secara umum berawan hingga berpotensi hujan ringan. Pulau Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur secara umum berawan hingga berpotensi hujan ringan.
BMKG juga memprakirakan hujan berpotensi melanda wilayah Jabodetabek pada 27 Agustus sampai dengan 1 September. Secara umum cuaca hujan ringan melanda Bogor di bagian selatan. Cuaca masih cerah di tiga wilayah, yakni Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu pada siang hari. Ketiga wilayah lainnya, yakni Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur cerah berawan pada siang hari.
Pada malam hari, seluruh wilayah DKI Jakarta dan Kepulauan Seribu masih cerah berawan. Ada pun suhu udara di wilayah DKI Jakarta berkisar antara 24–33 derajat Celcius, sedangkan Kepulauan Seribu 26-33 derajat Celcius. Untuk kelembaban udara berkisar antara 50–85 persen. Situasi suhu di kota besar diperkirakan berada pada angka rata-rata 23 hingga 31 derajat Celcius dengan tingkat kelembapan berkisar di angka 65 hingga 90 persen.
Sebelumnya, Kepala Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati memprediksi musim hujan akan datang lebih awal pada 2021. Salah satu penyebabnya karena Indonesia memiliki ratusan zona musim (zom). Tercatat, ada sekitar 342 ZOM.
Dari jumlah tersebut, lanjut dia, 14,6 persen di antaranya diprediksi akan mengawali musim hujan pada September. ”Musim hujan kali ini maju lebih awal dibanding pada 2020 dan tahun-tahun sebelumnya. Sebagian besar wilayah di Indonesia mulai September sampai Oktober,” kata Dwikorita.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
