
Menko PMK Muhadjir Effendy saat meninjau vaksinasi relawan perempuan dan anak. (Istimewa)
JawaPos.com - Pemerintah terus melakukan upaya nyata dalam berperang melawan Covid-19. Salah satunya yaitu dengan memberikan vaksinasi kepada 890 pegiat dan relawan yang telah mengabdikan diri tanpa pamrih untuk menyelesaian kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menegaskan bahwa para pegiat dan relawan kekerasan perempuan dan anak merupakan target fungsional dan strategis dalam upaya menekan laju penyebaran Covid-19.
Pasalnya, seperti dilaporkan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (MenPPPA), angka kekerasan perempuan dan anak meningkat tajam pada masa pandemi Covid-19. Hal itu ditaksir selain karena faktor psikis para pelaku ataupun korban, melainkan juga karena terbatasnya para pegiat dan relawan yang bisa melakukan pendampingan serta advokasi pada setiap kasus.
’’Tentu saja ini bukan hanya dari kekhawatiran masing-masing tapi karena anjuran pemerintah untuk membatasi diri, mematuhi protokol kesehatan. Namun mudah-mudahan dengan adanya vaksinasi ini akan membangkitkan kembali kepercayaan diri para pegiat dan relawan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak,” ujarnya dalam keterangannya, Selasa (25/5).
Ia pun berharap dengan vaksinasi yang dilakukan terhadap sejumlah kelompok masyarakat, termasuk pegiat dan relawan penyelesaian kasus kekerasan perempuan dan anak dapat mencapai target ideal yaitu kekebalan kawanan (herd immunity). Sebagaimana perhitungan para ahli epidemolog, yakni sekitar 70 persen masyarakat yang sudah divaksin akan mampu melindungi mereka yang belum terinfeksi atau belum divaksinasi.
Kendati demikian, Muhadjir berpesan khususnya kepada masyarakat yang sudah divaksin, agar tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan yaitu 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak. Di samping itu pemerintah juga akan secara ketat melakukan proses 3T (tracking, tracing, treatment). ’’Walaupun nanti sudah divaksin harus tetap mematuhi 3T sebagai tanggung jawab pemerintah dan juga 3M oleh masyarakat. Jadi, ini adalah salah satu ikhtiar dari kita untuk menyukseskan program yang menjadi arahan Presiden,” tegasnya. (*)

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
