
Bambang Brodjonegoro di Istana Negara, Selasa (22/10). (Raka Denny/Jawa Pos)
JawaPos.com - DPR RI menyetujui usulan pemerintah untuk menggabungkan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Mengenai hal itu, Menristek/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro pun memberikan tanggapan.
Hal tersebut ia lontarkan pada saat melakukan peresmian Science Techno Park, Universitas Hasanuddin (Unhas) di Makassar, Sulawesi Selatan pada Jumat (9/4) lalu. Dalam kegiatan tersebut, ia turut menyampaikan salam perpisahan. ’’Hari ini, mungkin menjadi kunjungan terakhir saya sebagai Menristek. Karena dengan hasil sidang paripurna DPR, Kemenristek akan dilebur ke Kemendikbud,’’ ujarnya.
Jadi, kata dia tidak akan ada lagi Kemenristek dan kunjungan kerja kementerian tersebut. Sebab, DPR melalui Surat Presiden No R-14/Pres/03/2021 telah menyetujui peleburan dua kementerian tersebut melalui Badan Musyawarah.
Bambang menuturkan, Unhas merupakan tempat awal dan akhir dirinya memimpin sebagai Menristek. Menurutnya, hal ini merupakan suatu keberuntungan yang tidak terduga. ’’Pada saat pelantikan tahun 2019, Saya ingat setelahnya ketika pertama kali menjadi Menrsitek kunjungan pertama saya ke Unhas. Saya membuka Join working Group Indonesia-Prancis dalam bidang penelitian didampingi bu rektor,’’ tuturnya. ’’Kebetulan entah kenapa, karena agenda ini sudah disusun jauh-jauh hari. Kok entah kenapa Sulsel juga yang menjadi tempat kunjungan saya di akhir. Mungkin Karena ada sambutan baik, dan Unhas selalu menunjukan prestasinya. Unhas juga sudah menjadi PTN BH (badan hukum), satu dari sedikit universitas yang sudah menjadi PTN BH. Jadi, ini menjadi suatu kebanggaan,’’ sambungnya.
Sebagai informasi, Bambang menjabat sebagai Menristek/KaBRIN pada 20 Oktober 2019. Adapun, pada periode sebelumnya, dirinya menjabat sebagai Menteri PPN/Kepala Bappenas sejak 27 Juli 2016 hingga 20 Oktober 2019.
Selain itu, Bambang juga pernah menduduki kursi Menteri Keuangan periode 27 Oktober 2014 sampai 27 Juli 2016. Jadi, selama dua periode pemerintahan Jokowi ini, ia telah 3 berganti posisi. (*)
Saksikan video menarik berikut ini:
https://youtu.be/e3XiyI-qmaw

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
