Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 21 Juni 2018 | 12.55 WIB

Debat Ketiga Pilgub Jabar, Paslon Hasanah Tidak Ada Persiapan Khusus

Calon Gubernur Jawa Barat TB Hasanudin dan Wakilnya Anton Charlian - Image

Calon Gubernur Jawa Barat TB Hasanudin dan Wakilnya Anton Charlian

JawaPos.com - Menjelang pencoblosan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat, Komisis Pemilihan Umum (KPU) menggelar debat publik pamungkas pada 22 Juni mendatang. Semua kandidat Cagub dan Cawagub Jabar akan dipertemukan kembali dalam satu acara sebelum pencoblosn 27 Juni.


Calon Gubernur Jawa Barat, TB Hasanuddin dalam debat publik ketiga ini, tidak ada persiapan khusus. Pasalnya materi yang akan diperdebatkan merupakan masalah-masalah yang sudah biasa dihadapinya selama masa pengabdian, baik di bidang militer, politik maupun legislatif.


"Tidak ada persiapan secara khusus. Kerjakan seperti biasanya saja lah, begitu," kata Hasanuddin, Bandung, Rabu (20/6).


Debat publik digelar untuk menyampaikan visi, misi dan program masing-masing kandidat sebagai pedoman atau acuan pembangunan di masa mendatang. Namun, kata cagub nomor 2, alokasi waktu yang disediakan oleh KPU Jabar seringkali dianggap kurang mencukupi. Sehingga empat kandidat sering kali kesulitan untuk memaparkan materi secara sempurna lantaran waktu yang disediakan sangat terbatas.


Seharusnya, kata mantan ketua komisi I DPR RI, KPU memberikan penambahan waktu agar pemaparan visi, misi dan program masing-masing pasangan calon bisa lengkap dan publik pun dapat memahaminya secara utuh. "Kalau hanya satu menit, baru prolog saja sudah habis," ujarnya.


Selain untuk menawarkan visi misi dan program kepada masyarakat, debat publik bagian dari cara penyelenggara mengenalkan kandidat kepada masyarakat pemilih. Sebab dengan debat publik, internalisasi pendidikan politik (politic education) pun tersampaikan. Maka, Ia berharap KPU bisa mempertimbangkan adanya penambahan waktu.


Terlebih, gelaran debat publik putaran ketiga, tema yang diangkat berkaitan tentang kebijakan dan hak-hak publik yang harus dijamin pemerintahan daerah, menyangkut didalamnya persoalan perempuan, disabilitas, anak, kepemudaan, sosial budaya dan ideologi. "Paling tidak ada penambahan waktu antara 5-10 menit," ucapnya.


Dengan waktu yang singkat maka kandidat akan sulit menjelaskan terkait keperluan masyarakat Jawa Barat yang sangat principil dan strategis dalam waktu satu menit.


Untuk diketahui, empat kandidat Jawa Barat diantaranya Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum, TB Hasanuddin-Anton Charliyan, Sudrajat-Ahmad Syaikhu, dan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi akan melangsungkan debat putaran ketiga di Grand Ballroom Sudirman Convention Centre Jalan Sudirman Kota Bandung, Jumat (22/6) mendatang.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore