
Polri Irjen Agus Andrianto usai dilantik menjadi Kabarhakam Polri di Mabes Polri Jakarta, Senin (16/12/2019). Posisi Irjen Agus Andrianto Agus Andrianto menggantikan Komjen Firli Bahuri, yang akan menjadi Ketua KPK. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com
JawaPos.com - Bursa calon Kapolri baru semakin memanas. Nama-nama pengganti Jenderal Pol Idham Azis semakin mengerucut. Salah satu yang dianggap paling kuat adalah Komjen Pol Agus Andrianto yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabarhakam) Polri.
Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane mengatakan, siapapun pengganti Idham Azis harus memiliki loyalitas dan kedekatan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Selain itu, figur tersebut juga harus mampu mengkonsolidasikan internal kepolisian, dan ikut serta dalam upaya penanganan Covid-19.
“Kapasitas dan kapabilitasnya yang bisa diterima senior maupun junior di tubuh Polri, dan kualitas kepemimpinan yang mampu menyelesaikan masalah di internal ataupun eksternal kepolisian,” kata Neta kepada wartawan, Senin (28/12).
Sosok seperti Agus dianggap cukup mumpuni untuk memenuhi kriteria tersebut. lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1989 selama berkarir telah menduduki jabatan penting, serta dianggap berhasil menjalankan tugas.
Baca Juga: Ketiga Komjen ini Disebut-sebut Paling Berpeluang Gantikan Idham Azis
Seperti saat menjabat sebagai Kapolda Sumatera Utara, Agus mampu mengamankan situasi dan kondusifitas saat Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 di wilayah tersebut. Dia juga saat ini menjalankan tugas sebagai Kepala Operasi Terpusat (Kaopspus) Kontinjensi Aman Nusa II-Penanganan Covid-19. Dengan jabatan itu, Agus harus memastikan para Kasatgas 1-6, Kapusdalops, Kasetops, Kaposko, Kaminops, dan Kasubsatgas Opspus Kontinjensi membuat rencana kegiatan operasi pandemi Covid-19.
Selain itu, Agus juga dikenal sebagai pelopor ketahanan pangan selama pandemi Covid-19. Prediksi kelangkaan pangan oleh Badan Pangan Dunia atau FAO ditanggapi serius oleh Agus dengan berbagai program ketahanan pangan. Seperti, bakti sosial dengan membagikan sembako gratis bagi masyarakat terdampak Covid-19.
Jenderal kelahiran Blora, Jawa Tengah ini tersorot publik saat menangani kasus penistaan agama yang melibatkan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pada 2016 silam. Saat itu, Agus merupakan Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri. Dia memimpin langsung tim penyidik yang berjumlah 27 orang hingga kasusnya tuntas.
Kendati demikian, langkah Agus menjadi Kapolri baru juga tidak akan terlalu mudah. Sebab, masih ada dua Jenderal lainnya yang berpotensi kuat menjadi saingan. Mereka yaitu Komjen Gatot Eddy Pramono yang saat ini menjabat sebagai Wakapolri dan Komjen Boy Rafli Amar saat ini menjabat Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teror (BNPT).
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=E9FpiGW6A68

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
