Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 29 November 2020 | 21.03 WIB

Pengawasan Protokol Kesehatan Jadi Hal Penting Saat Pembukaan Sekolah

Guru SMPN 5 mematuhi protokol kesehatan dengan melakukan pengecekan suhu badan dan mencuci tangan sebelum memasuki ruang sekolah kemarin (23/11). Pemerintah Kota Surabaya mengintruksikan tenaga pendidik maupun non pendidik di Sekolah dasar (SD) dan Sekola - Image

Guru SMPN 5 mematuhi protokol kesehatan dengan melakukan pengecekan suhu badan dan mencuci tangan sebelum memasuki ruang sekolah kemarin (23/11). Pemerintah Kota Surabaya mengintruksikan tenaga pendidik maupun non pendidik di Sekolah dasar (SD) dan Sekola

JawaPos.com - Pengawasan dalam penerapan protokol kesehatan saat pembukaan sekolah mulai 2021 memiliki pengaruh penting bagi pembelajaran tatap muka (PTM). Ini harus dilakukan demi keamanan bersama.

Pengamat Pendidikan dari Komisi Nasional Pendidikan, Andreas Tambah mengatakan, pemerintah daerah (pemda) sebagai pemberi izin dan sekolah sebagai tempat pelaksanaan kegiatan belajar mengajar harus saling berkoordinasi. Begitu juga dengan peran orang tua, bahkan kata dia meribisa dibuat Satuan Tugas Penanganan Covid-19 tingkat sekolah.

"Jadi itu harus ada Satgas Covid-19, terdiri dari orang tua, tenaga medis pemda, pemda kirim tenaga medis untuk mengawasi dan libatkan orang tua. Tim covid daerah di terjunkan," ungkapnya kepada JawaPos.com, Minggu (29/11).


Sebab, jika hanya menaruh beban pengawasan hanya kepada guru, itu akan berat. Kata dia bisa saja menyebabkan guru menjadi bekerja setengah hati, apalagi mereka akan membagi waktu mengajarnya ke dalam beberapa shift, yang membuat tugas menjadi bertambah.

"Ya asal jalan, itu tidak tertib dan peluang munculnya penyebaran baru dan bisa jadi klaster baru, ini yang harus diwaspadai," tutur dia.

Untuk para murid, tentu wajib menerapkan protokol kesehatan 3M, yakni wajib memakai masker, wajib mencuci tangan, serta wajib menjaga jarak ketika mengikuti pembelajaran tatap muka. Bagi dia, kedisiplinan serta konsistensi ini akan menjadi sangat penting dalam pelaksanaan pembukaan sekolah nanti. Jika tidak, maka akan menimbulkan klaster Covid-19 di sekolah.

"Konsistensi dan kedisiplinan peserta didik bagaimana, disiplin ngga, pelaksanaan konsisten atau ngga, kalau peserta didik merasa aman dan ngga melakukan protokol kesehatan dengan baik, lalu konsistensi penyelenggara atau pengawas abai. Itu malapetaka," tegas dia.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=us48j5BEzQ4

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore