
Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud M.D. Humas Kemenko Polhukam/Antara
JawaPos.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengkritik keras orang-orang yang sengaja membuat kerumuman dintengah pandemi Covid-19. Dia menganggap orang seperti itu seperti pembunuh kelompok rentan.
Hal itu disampaikan Mahfud dalam rangka merespons acara pernikahan dan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar oleh Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab. Dengan adanya kegiatan massa dalam jumlah besar, akan menjadi ancaman sendiri bagi warga yang memiliki penyakit penyerta (komorbid).
’’Orang yang sengaja melakukan kerumunan massal tanpa mengindahkan protokol kesehatan berpotensi menjadi pembunuh potensial terhadap kelompok rentan,’’ kata Mahfud dalam konferensi pers secara daring, Senin (16/11).
Mahfud menyampaikan, pelanggaran protokol kesehatan dalam kegiatan yang diinisiasi oleh Rizieq bisa berdampak fatal. Terutama dalam upaya pengendalian Covid-19. “Bisa membuyarkan segala upaya yang kita lakukan delapan bulan terkakhir,” imbuhnya.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
