
Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Monoarfa (kanan) memberikan cindera mata kepada Menkopolhukam Mahfud MD saat pembukaan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) V PPP di Jakarta, Sabtu (14/12). Mukernas V PPP akan berlangsung pada 14-
JawaPos.com–Suharso Monoarfa terpilih menjadi Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) periode 2021–2026. Dia terpilih secara aklamasi dalam Muktamar IX PPP.
Dalam pidatonya, Suharso mengajak para kader PPP untuk bekerja keras ke depannya. Sebab, masih ada tantangan berat yakni Pemilu 2024 mendatang.
”Marilah kita kumpulkan semua kelebihan-kelebihan yang ada. Masing-masing kita satukan menjadi sebuah kekuatan untuk memenangkan Pemilu 2024,” ujar Suharso dalam pidato politik yang disiarkan secara virtual, Sabtu (19/12).
Suharso mengatakan, dirinya terpilih menjadi ketua umum adalah amanat dari semua kader PPP. Sehingga dia bakal memperjuangkan amanah yang diberikan tersebut.
Suharso juga berjanji bakal membawa PPP untuk bisa lolos kembali dalam parlemen di Pemilu 2024 mendatang. Sehingga ini menjadi kerja karas bagi dirinya dan semua kader PPP.
”Insya Allah PPP akan lolos dari parlementary threshold 2034. Partai yang kita cintai akan kembali ke masa jayanya dan itu hanya bisa dilakukan bersama-sama,” ujar Suharso Monoarfa.
Suharso menuturkan, pada Pemilu 1999 PPP pernah berjaya dengan mendapatkan suara hingga 11 juta. Namun pada 2019 turun menjadi 6,3 juta suara. Sehingga dia ingin mewujudkan impian itu di Pemilu 2024.
”Dengan semangat yang kita miliki, dengan gerak yang sama, dan langkah-langkah terukur, Insya Allah kita bisa mewujudkan impian itu dan mengembalikan kegemilangan PPP,” ucap Suharso Monoarfa.
”Artinya kita mengejar dua kali lipat 2019. Hasil itu tidak pernah berkhianat. Kalau kita ikhtiar Insya Allah dengan ridho-Nya akan bersama kita capai,” tambahnya.
Oleh sebab itu, Suharso meminta para kader PPP tidak lagi saling mengedepankan egoisme. Semua harus berusaha antara kader satu dengan yang lain untuk memenangkan Pemilu 2024.
”Mari kita tinggalkan cara kerja yang sendiri-sendiri. Marilah bekerja bersama bahu membahu dari Aceh hingga Papua, dari Maluku hingga NTB dan tidak boleh ada satu kader yang tertinggal. Semua harus hadir dalam memperjuangkan eksistensi PPP dalam kancah politik nasional,” tutur Suharso Monoarfa.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=SQ-2d6NSykk

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
