
Capres nomor urut 01, Prabowo Subianto
JawaPos.com - Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto membuat pengakuan mengejutkan seputar jatuhnya rezim Orde Baru (Orba) yang dipimpin mantan presiden Soeharto. Prabowo yang ketika berstatus menantu sang presiden, mengklaim mendukung gerakan reformasi 1998 yang dikomandoi aktivis dan mahasiswa.
Itu diungkapkan Prabowo saat menghadiri deklarasi dukungan dari GERAAK (Gerakan Elaborasi Rektor Akademisi Alumni dan Aktivis Kampus Indonesia) di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Jumat (5/4). Prabowo mengatakan, saat reformasi pecah dirinya telah berpangkat jenderal berbintang tiga.
"Saya dulu bagian dari suatu rezim yang berkuasa. Saya berusaha mengoreksi rezim itu dari dalam. Kawan-kawan, kami berusaha dan kami melancarkan dan kami mendukung gerakan reformasi waktu itu. Walaupun pemimpin rezim yang berkuasa saat itu adalah mertua saya sendiri," kata Prabowo dalam paparannya.
Prabowo mengakui saat itu dihadapkan pilihan berat apakah akan membela negara atau membela keluarga. Akhirnya, jenderal berjuluk 08 itu memutuskan untuk setia kepada tuntutan rakyat Indonesia.
"Pada saatnya saya harus mengambil keputusan. Apakah membela keluarga atau membela suatu kesetiaan yang lebih tinggi dari sekadar kekeluargaan, yaitu setia kepada negara bangsa dan rakyat Indonesia," tuturnya.
Singkatnya, Prabowo menyarankan agar Soeharto untuk mengundurkan diri dari kursi presiden pada gerakan reformasi 98. Desakan itu, tegas dia, bukan karena dia tidak sayang dan setia terhadap sang mertua. Lebih jauh dari itu, dia mempunyai pertimbangan yang lebih baik.
"Waktu itu saya ikut menyarankan agar presiden Soeharto mengundurkan diri. Bukan karena saya tidak loyal pada Pak Harto. Justru karena saya loyal pada Pak Soeharto. Karena saya cinta sama Pak Harto," terangnya.
"Ibarat kalau kita cinta sama orang tua dan kita lihat orang tua memang dalam keadaan yang sulit. Mungkin dari segi kapasitas fisik dan kapasitas usia, sudah saatnya orangtua kita istirahat daripada duduk di depan mengemudikan kendaraan. Lebih baik serahkan kepada yang lebih muda yang bisa menghadapi kondisi pada saat itu," tutupnya.

Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Profil Valentin Barco! Pemain Argentina Ditempeleng Jude Bellingham Usai Inggris Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
