Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 19 Mei 2022 | 22.39 WIB

Menteri Agama Finalkan Persiapan Layanan Haji

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas  memberikan keterangan seusai sidang Isbat penentuan awal bulan Ramadhan di Kantor Kemenag Jakarta, Jumat (1/4/2022). Pemerintah menetapkan awal bulan Ramadhan 1443 H jatuh pada hari Minggu 3 April 2022.FOTO:MIFTAHULHAYAT - Image

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas memberikan keterangan seusai sidang Isbat penentuan awal bulan Ramadhan di Kantor Kemenag Jakarta, Jumat (1/4/2022). Pemerintah menetapkan awal bulan Ramadhan 1443 H jatuh pada hari Minggu 3 April 2022.FOTO:MIFTAHULHAYAT

Kerja Sama Katering, Transportasi, dan Akomodasi di Saudi Sudah Beres

JawaPos.com – Kementerian Agama (Kemenag) terus bergerak cepat menyiapkan layanan penyelenggaraan haji 2022. Terhitung mulai masuknya jemaah ke asrama haji pada 3 Juni, waktu yang tersisa tinggal sekitar 15 hari lagi. Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas terbang ke Arab Saudi kemarin (18/5) dini hari untuk memastikan seluruh layanan haji siap menerima jemaah.

”Ini adalah pemberangkatan jemaah haji kali pertama setelah tertunda dua tahun karena pandemi. Saya ingin memastikan seluruh layanan untuk jemaah sudah siap,” kata Yaqut di kompleks Bandara Soekarno-Hatta sebelum bertolak ke Saudi. Seluruh layanan jemaah haji akan dia cek langsung. Mulai akomodasi atau hotel, transportasi, katering, layanan kesehatan, hingga lainnya.

Beberapa hari terakhir tim teknis dari Kemenag sudah lebih dahulu berangkat ke Saudi. Mereka menuntaskan penyediaan seluruh layanan untuk jemaah haji tersebut. Menurut Yaqut, dirinya harus datang ke Saudi untuk memastikan seluruh jemaah haji nanti terlayani dengan sebaik-baiknya.

Yaqut juga titip pesan kepada para petugas haji yang saat ini mulai menjalani pemusatan pelatihan di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta. Dia menekankan, petugas haji harus menjalankan tiga aspek penyelenggaraan haji dengan baik. Mulai pembinaan, pelayanan, hingga perlindungan jemaah. ”Tiga pelayanan ini harus dipegang teguh,” tuturnya.

Menag meminta petugas haji jangan sampai mengecewakan jemaah. ”Jadikan ibadah haji tahun ini sebagai pengalaman terbaik mereka,” pesannya. Apalagi, para jemaah haji tahun ini sudah menunggu dua tahun sebelum akhirnya bisa diberangkatkan. Petugas haji harus membantu jemaah untuk mencapai kepuasan ibadah yang maksimal serta mampu menjadi haji yang mabrur.

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Hilman Latief ikut dalam rombongan Menag Yaqut bertolak ke Saudi. Hilman mengatakan, proses pengadaan layanan perhajian di Saudi sudah berlangsung dalam dua bulan terakhir. Tim Kemenag, menurut dia, sudah menyelesaikan seluruh pengadaan atau tahapan kontrak kerja sama dengan pihak Saudi.

”Kami akan melakukan pengecekan akhir,” ujarnya. Memastikan semuanya berjalan lancar dan tersedia. Sehingga, ketika tiba di Saudi, jemaah bisa langsung menikmati seluruh layanan.

Seperti diketahui, calon jemaah haji (CJH) gelombang pertama berangkat mulai 4 Juni. Mereka akan diterbangkan menuju ke Madinah. Di kota tempat Nabi Muhammad dimakamkan itu, jemaah tinggal selama delapan hari, menjalani ibadah arbain atau salat 40 waktu berturut-turut di Masjid Nabawi. Setelah itu mereka dibawa ke Makkah.

Sementara itu, CJH gelombang kedua diterbangkan langsung ke Jeddah untuk kemudian ke Makkah. Mereka baru beribadah di Madinah setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Makkah. Wukuf atau puncak haji dijadwalkan digelar pada 8 Juli.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore