
TIDAK UTUH: Ketua KNKT Soejanto Tjahjono (tiga dari kiri) melihat timnya memeriksa turbin pesawat Sriwijaya Air SJ182 di Pelabuhan JICT, Tanjung Priok, Jakarta, kemarin (13/1). (FEDRIK TARIGAN/JAWA POS)
JawaPos.com - Proses evakuasi dan identifikasi korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 telah memasuki hari ke-11. Sampai dengan sekarang, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri telah menerima 310 kantong jenazah untuk proses rekonsiliasi.
"Jumlah kantong yang kami terima dari fase satu di Tanjung Priok sebanyak 310 kantong sehingga ada penambahan," kata Komandan DVI Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri Kombes Pol Hery Wijatmoko di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (19/1).
Hery mengatakan, potongan tubuh dari 310 kantong jenazah ini sekarang masih terus diidentifikasi untuk mengungkap identitas korban. Potongan tubuh ini akan dicocokkan dengan 438 sampel DNA dari keluarga yang sudah diterima.
"Total sampel DNA yang sudah kami lakukan pemeriksaan sudah sampai 438 sampel. 293 terdiri dari sampel post mortem dan 145 dari keluarga," jelas Hery.
Diketahui, pesawat Sriwijaya Air nomor register PK-CLC SJ-182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pada Sabtu (9/1) pukul 14.40 WIB dan jatuh di perairan Kepulauan Seribu di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki. Pesawat jenis Boeing 737-500 itu hilang kontak pada posisi 11 nautical mile di utara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang setelah melewati ketinggian 11.000 kaki dan pada saat menambah ketinggian di 13.000 kaki.
Pesawat take off dari Bandara Soekarno-Hatta pukul 14.36 WIB. Jadwal tersebut mundur dari jadwal penerbangan sebelumnya 13.35 WIB. Penundaan keberangkatan karena faktor cuaca.
Berdasarkan data manifest, pesawat yang diproduksi 1994 itu membawa 62 orang terdiri atas 50 penumpang, 6 kru aktif, dan 6 ekstra kru sebagai penumpang. Sebanyak 50 penumpang terdiri dari 40 orang dewasa, tujuh anak-anak, dan tiga bayi.
https://youtu.be/k0dXtRnmlZs

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
