Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 19 Maret 2018 | 23.24 WIB

Bullshit! Kata Mahyudin Tanggapi Penjelasan Airlangga soal Rotasi

Politisi Golkar Mahyudin yang saat ini duduk sebagai Wakil Ketua MPR mengaku mendengar ada deal politik untuk menggeser dirinya dari MPR. - Image

Politisi Golkar Mahyudin yang saat ini duduk sebagai Wakil Ketua MPR mengaku mendengar ada deal politik untuk menggeser dirinya dari MPR.

JawaPos.com – Wakil Ketua Umum DPP Golkar Mahyudin menilai alasan yang disampaikan Ketua Umum Partai Golkar Airlanggga Hartarto, terkait penggantian dirinya dengan Titiek Soeharto, aneh.


Sebagaimana diketahui, Partai Golkar akhirnya memutuskan mengganti Mahyudin dengan Titiek Soeharto sebagai Wakil Ketua MPR. Saat dikonfirmasi, Mahyudin mengaku telah mendengar penjelasan Airlangga bahwa penggantian itu adalah rotasi untuk penyegaran.


Dengan rotasi tersebut, Mahyudin diharapkan semakin siap untuk menduduki jabatan lain. Penjelasan yang disampaikan Airlangga itu, kata Mahyudin, benar-benar omong kosong.


“Dia (Airlangga Hartarto) bilang cuma rotasi. Penyegaran supaya Pak Mahyudin banyak jabatan. Jadi, kalau nanti yang akan datang dipromosikan ke menteri, gampang. Kan bullshit aja begitu,” tegas Mahyudin di Gedung DPR, Jakarta, Senin (19/3).


Mahyudin juga mengaku telah berkonsultasi ke Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical) tentang pergantian jabatan Wakil Ketua MPR ini.


Kata Mahyudin, Ical tidak menyetujui keputusan Airlangga Hartarto terkait penggantian dirinya dengan Titiek Soeharto. Pasalnya, lanjut Mahyudin, masih banyak yang lebih penting ketimbang melakukan pergantian pimpinan MPR.


“Beliau (Ical) menyatakan tidak menyetujui adanya rotasi, karena apa urgensinya? Sudah tinggal setahun (masa jabatan). Kita (Golkar) lebih fokus ke pemenangan pemilu semestinya,” katanya.


Mahyudin juga menduga ia dicopot dari jabatan Wakil Ketua MPR karena adanya perbedaan sikap politik dengan Ketua Umum Partai Golkar Arlangga Hart‎arto. “Mungkin saja karena ada perbedaan gaya politik dengan ketua umum. Bisa jadi ini karena masalah suka atau tidak suka,” pungkasnya.


Sebelumnya, Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily mengatakan dalam keputusan rapat pleno telah disepakati bahwa posisi Mahyudin sebagai Wakil Ketua MPR digantikan oleh Titiek Soeharto.


Ace mengungkapkan, keputusan rapat pleno itu sejatinya telah disetujui oleh seluruh kader Partai Golkar. Dia pun meminta seluruh kader untuk mematuhi keputusan tersebut.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore