
Jusuf Kalla
JawaPos.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai tidak perlu digelar aksi demonstrasi pada 11 Februari 2017. Apalagi, situasinya menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak pada 15 Februari 2017.
"Saya kira tidak perlu (aksi massa) jelang pilkada," ujarnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (8/2). Untuk itu, JK meminta masyarakat bisa menahan diri agar suasana tetap kondusif. "Masyarakat tahan diri untuk tidak memperburuk suasana. Toh semuanya dalam proses hukum. Nanti kacau lagi proses hukum," sebutnya.
Sebagaimana diketahui, 99 organisasi kemasyarakatan berencana menggelar aksi jalan sehat yang dikemas dalam bentuk pawai pada 11 Februari 2017. Pada aksi tersebut, massa akan melakukan longmarch dari Bundaran Hotel Indonesia (HI) ke Monumen Nasional (Monas).
Juru Bicara FPI Slamet Ma'arif sebelumnya mengatakan bahwa aksi 112 nanti juga mengusung pesan agar umat Islam tidak memilih pemimpin kepala daerah yang beragama non muslim. Sebab menurutnya, hal itu telah dijelaskan dalam Alquran.
Kemarin, Polda Metro Jaya melarang massa melakukan aksi tersebut. Larangan ini dikeluarkan setelah Polda Metro Jaya berkoordinasi dengan Panwaslu, KPU DKI Jakarta, dan TNI.
Aksi 112 dilarang karena waktunya berdekatan dengan hari pencoblosan Pilkada DKI Jakarta pada 15 Februari mendatang. Kegiatan penyampaian pendapat di muka umum menjelang masa tenang itu juga berpotensi mengganggu ketertiban. (dna/JPG)
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
