
Sejumlah warga mengikuti program vaksinasi 18 tahun keatas di GOR Pengadegan, Jakarta, Kamis (10/09/2021). Kementerian Kesehatan telah vaksinasi Covid-19 kepada seluruh masyarakat berusia 18 tahun ke atas dengan membawa KTP atau surat keterangan domisili
JawaPos.com - Ledakan kasus positif Covid-19 yang berulang harus menjadi pelajaran bagi para pemangku kepentingan untuk memperbaiki upaya pengendalian di tanah air. "Saya berharap tidak ada lagi kendala dalam menyikapi ledakan kasus positif Covid-19 yang berulang di DKI Jakarta dan sejumlah daerah lainnya," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijad.
Data Pemprov DKI Jakarta menunjukkan bahwa kasus aktif di Jakarta pada Minggu (6/6) mencapai 11.500 dan pada Minggu (13/6) menjadi 17.400. Itu artinya dalam satu pekan terakhir kasus aktif di DKI Jakarta naik 50 persen.
Demikian juga dengan angka postivity rate yang meningkat, pada minggu lalu data mencapai 9 persen, meningkat jadi 17 persen pada Minggu (13/6). Demikian juga antara lain dengan kondisi yang terjadi di Jawa Tengah dengan 2.579 kasus baru, Jawa Barat 1.242 kasus baru, Yogyakarta 466 kasus baru, dan Jawa Timur 418 kasus baru.
Angka-angka tersebut menurut Lestari menggambarkan kondisi ledakan kasus yang pernah dialami oleh Pemprov DKI Jakarta dan sejumlah daerah lainnya. Rerie - sapaan akrab Lestari, berharap dengan pengalaman yang sudah dimiliki dalam menghadapi ledakan kasus, kondisi saat ini harus dapat diatasi dengan baik tanpa kendala yang berarti.
Menurutnya dalam pelayanan kasus positif Covid-19 di sarana kesehatan yang ada bisa dilaksanakan dengan lancar, tanpa ada lagi misalnya antrean panjang, ketidaksiapan rumah sakit, apalagi penolakan pasien.
Anggota Majelis Tinggi Partai Nasdem itu, menyayangkan ledakan kasus positif Covid-19 berulang terjadi di sejumlah tempat, karena sebagian masyarakat enggan menjalankan kebijakan pengendalian Covid-19 yang ditetapkan para pemangku kepentingan.
"Abainya kita terhadap kebijakan pengendalian Covid-19 di tanah air menciptakan kondisi ketidakpastian yang berkepanjangan di berbagai bidang," katanya.
Kondisi ketidakpastian di sektor ekonomi, misalnya, menurut Rerie, dikhawatirkan menambah beban masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Jadi, tegasnya, tidak ada pilihan lain bagi masyarakat selain selalu disiplin menjalankan protokol kesehatan 5M dalam keseharian, seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas. Itu dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus Korona.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Prediksi Skor Lecce vs Roma di Liga Italia: Misi I Giallorossi Curi 3 Poin di Stadio Via del Mare!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Monaco vs Marseille di Liga Prancis: Les Phoceens Tak Ingin Malu di Stade Louis II
Prediksi Skor Celta Vigo vs Athletic Bilbao: Masih Tumpul, Los Leones Terancam Gagal Menang Lagi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
5 Arti Burung Perkutut Bunyi di Malam Hari, Mitos atau Pertanda Gaib? Simak Maknanya Berikut
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
Pemerintah Tutup Permanen 455 SPPG Karena Tak Penuhi SLHS, Ini Data Rinciannya
