
Petugas medis memakai alat pelindung diri memeriksa pasien suspect virus korona di ruang isolasi instalasi paru RSUD Dumai. Aswaddy Hamid/Antara
JawaPos.com - Kepala BNPB Doni Monardo telah ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan virus Korona atau COVID-19. Doni mengatakan, penujukan dirinya ini dimaksudkan pemerintah melindungi bagi masyarakat yang tidak tertular virus Korona.
"Ini sesuai dengan petunjuk Presiden Jokowi yaitu menyembuhkan warga yang sakit, dan melindungi warga yang sehat," ujar Doni di Kantor BNPB, Jakarta, Sabtu (14/3).
Dalam perintah tersebut, Doni juga menyarankan seluruh kepala daerah membentuk Gugus Tugas agar bisa sejalan dengan pemerintah pusat.
Selain itu, Doni mengatakan bahwa dirinya telah mendapat informasi bahwa Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani telah memperbolehkan pemerintah daerah menggunakan APBD dalam penanganan virus Korona di daerahnya masing-masing.
Menurut Doni, kebijakan tersebut akan lebih baik dieksekusi secepatnya oleh kepala daerah yang wilayahnya terdampak, karena ini adalah momentum yang baik bagi semua pihak untuk memutus mata rantai penyebaran virus Korona.
"Ini akan sangat membantu untuk memutus mata rantai penilaran virus yang berbahaya ini," ungkap Doni.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
