alexametrics

Sukseskan Vaksinasi Covid-19, Warga Diminta Jangan Termakan Hoax

12 Mei 2021, 08:32:22 WIB

JawaPos.com – Pemerintah Indonesia tengah menjalankan program vaksinasi Covid-19. Secara bertahap, vaksin mulai didistribukan ke seluruh pelosok nusantara. Tenaga kesehatan sebagai penyuntik juga telah dibekali pelatihan agar proses vaksinasi berjala aman.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito meminta kepada masyarakat tidak termakan hoax mengenai vaksin. Dengan begitu, warga tidak terhasut yang berujung pada penolakan vaksin.

Satgas meminta masyarakat agar menyaring setiap informasi yang diterima soal vaksin. Hal itu untuk mencegah terjadinya misinformasi dan disinformasi. Warga juga harus berpartisipasi dalam menyebarkan informasi yang benar pada orang-orang terdekat.

“Vaksin akan lebih efektif melindungi masyarakat saat vaksinasi dilakukan pada kondisi yang lebih terkendali dengan laju penularan rendah. Daripada vaksinasi saat laju penularannya tinggi. Karena peluang tidak tercapainya kekebalan komunitas (herd immunity) akan semakin besar apabila laju penularannya tinggi,” kata Wiku.

Wiku menuturkan, salah satu hoax vaksin yang pernah tersiar yakni beredarnya isu Italia menduga Covid-19 bukanlah virus, melainkan bakteri. Berita bohong semacam ini tentu bisa menjadi penghambat proses vaksinasi.

“Perlu dipahami, bahwa berita tersebut adalah hoax atau tidak benar,” jelasnya.

Wiku menjelaskan, Severe Acute Respiratory Syndrome Corona Virus-2 (Sars Cov-2), yang lebih dikenal dengan virus Korona adalah jenis baru dari Corona Virus. Virus ini menular dari manusia ke manusia.

Selain melalui vaksinasi, pencegahan Covid-19 juga harus melalui penerapan protokol kesehatan 3M yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan secara rutin menggunakan air mengalir. Kegiatan ini juga wajib diterapkan oleh warga yang sudah divaksin.

Editor : Edy Pramana

Reporter : ARM, Sabik Aji Taufan

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads