Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 10 Februari 2021 | 03.01 WIB

Menkes Sebut Pemerintah akan Daftarkan GeNose ke WHO

Calon penumpang kereta api mengembuskan nafasnya ke dalam kantong untuk dites COVID-19 dengan GeNose C19 di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Kamis (4/2/2021). PT Kereta Api Indonesia akan menggunakan GeNose C19 untuk tes COVID-19 bagi para calon penumpang ke - Image

Calon penumpang kereta api mengembuskan nafasnya ke dalam kantong untuk dites COVID-19 dengan GeNose C19 di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Kamis (4/2/2021). PT Kereta Api Indonesia akan menggunakan GeNose C19 untuk tes COVID-19 bagi para calon penumpang ke

JawaPos.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan pemerintah berencana mendaftarkan GeNose C19 ke Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk mendeteksi Covid-19. Menurut Budi, jika sudah ada persetujuan dari WHO, maka GeNose bisa resmi digunakan di Tanah Air.

"Untuk bisa secara medis itu harus ada persetujuan dari WHO. Mudah-mudahan nanti bisa digunakan," ujar Budi di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (9/2).

Budi menuturikan, GeNose ini nantinya akan terus dikembangkan di Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Kesehatan (Balitbangkes). Sebelum bisa digunakan ke publik.

"Jadi sekarang kita membeli beberapa GeNose, mau kita tes untuk bisa diajukan ke WHO," katanya.

Budi menjelaskan, GeNose hanya baru bisa melakukan screening untuk Covid-19 saja. "Belum bisa digunakan untuk diagnostik medis," pungkasnya.

Diketahui, GeNose adalah alat deteksi dan diagnosis Covid-19 melalui hembusan napas. GeNose merupakan temuan dari tim di Universitas Gadjah Mada (UGM).

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore