
TANGGAL MERAH SAAT PANDEMI: Sejumlah pengunjung berdempetan menikmati wahana wisata perahu untuk keliling pantai saat momen liburan, Kamis (20/8). (Alfian Rizal/Jawa Pos)
JawaPos.com - Sudah lebih dari 100 dokter di Indonesia gugur karena Covid-19. Sayangnya, sikap cuek dari masyarakat yang tak percaya adanya virus Korona atau menuding pandemi sebagai konspirasi, membuat keadaan menjadi semakin pelik. Lonjakan kasus sudah membebani kapasitas rumah sakit. Sementara, yang lainnya asyik liburan bahkan tanpa mematuhi protokol kesehatan.
Ketua Tim Peneliti riset Magister Kedokteran Kerja Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Dr. dr. Dewi Soemarko, MS, SpOK, mengaku miris dan prihatin dengan situasi saat ini. Banyak anak muda yang masih berkumpul di saat kasus semakin tinggi. Dan sudah banyak yang berlibur dengan tanpa jaga jarak dan memakai masker.
"Buat yang asyik liburan, saya sebal ya. Kenapa? Kita mesti ingat lho. Dengan adanya pandemi, semua orang harus punya disiplin diri. Pakai masker dan jaga jarak. Ini untuk menolong kita dan orang lain. Jangan enak-enak begitu dong," tukasnya dalam konferensi pers virtual, Jumat (4/9).
"Nanti Anda tiba-tiba penyakitnya parah lalu salahkan tenakes. Anda berperilaku seperti itu. Anda menyusahkan semua orang. Anda susah, tenakes susah," katanya ketus.
Dia mengingatkan bahwa penyakit ini tak main-main. Buktinya tenakes pun meregang nyawa. "Kalau Anda meninggal kena Covid-19, sesuai protokol kesehatan itu enggak akan ada yang antar Anda ke makam. Itu miris banget. Makanya kita selalu bilang jangan melihat dari sisi diri sendiri saja. Cobalah melihat dari sisi orang lain," tegasnya.
Hal senada diungkapkan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB. Itulah mengapa dia menegaskan kembali agar sarana hiburan seperti bioskop jangan terburu-buru dibuka. Sebab angka kasus masih tinggi.
"Memang betul, ada satu dua kasus anak muda yang meninggal. Kecil sekali angkanya. Tapi ketika anak muda positif bisa sebarkan virus ke orang tuanya. Mungkin anak muda mereka merasa kuat ya. Tapi, ketika menularkan pada orang tua atau kakek nenek mereka bisa fatal," tegas dr. Ari.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
