alexametrics

Antisipasi Masuknya Varian Baru Covid-19, DPR: Tetap Jalankan 3M

4 Januari 2021, 14:21:32 WIB

JawaPos.com – Wakil Ketua DPR RI Aziz Syamsuddin, menyoroti ditemukannya varian baru Covid-19 dengan label nama VUI-202012/01 di Inggris. Dan kini sudah mulai menyebar ke berbagai negara.

Aziz menilai ancaman varian baru tersebut adalah nyata. Oleh sebab itu, dia mengimbau masyarakat untuk serius menjalankan protokol kesehatan 3M seperti wajib memakai masker, wajib menjaga jarak, dan wajib mencuci tangan dengan sabun.

“Ancaman varian baru Covid-19 yang semula ditemukan di Inggris adalah nyata. Saya memohon agar masyarakat dapat menanggapi hal ini dengan serius dan bersungguh-sungguh dalam penerapan protokol kesehatan,” ujar Aziz Syamsuddin.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri RI menutup pintu masuk WNA ke Indonesia mulai 1 Januari hingga 14 Januari 2021. Keputusan tersebut diambil pada rapat kabinet terbatas 28 Desember 2020.

“Pemerintah sudah mengambil langkah tepat dan cepat, kita dukung keputusan ini agar rantai penyebaran varian baru Covid-19 dapat diputus,” katanya.

Menyikapi jenis mutasi varian baru ini, politikus Partai Golkar tersebut menjelaskan bahwa pemerintah mengikuti standar sesuai dengan data dan fakta yang menunjukan keganasan varian ini. “Varian ini sangat ganas, penyebaran sangat cepat dan varian ini menyerang receptor binding domain (RBD). Maka DPR mendesak agar pemerintah aktif melakukan contact tracing terhadap WNA maupun WNI yang baru-baru ini memasuki Indonesia dari luar negri, khususnya dari Inggris dan Eropa,” ungkapnya.

Aziz menghimbau masyarakat agar tidak panik dan memantau informasi pengumuman dari pemerintah secara berkelanjutan. Pemerintah perlu bekerja ekstra keras dalam menekan penyebaran Covid-19.

“DPR mendesak aparat untuk tegas dalam mengawasi penerapan protokol kesehatan, baik pada pelaku usaha maupun individu masyarakat. Aparat juga agar memberi contoh yang benar terhadap protokol 3M,” pungkasnya.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Edy Pramana

Reporter : ARM, Gunawan Wibisono




Close Ads