Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 4 Februari 2018 | 03.03 WIB

Anis Matta: Presiden Jangan Terlalu Serius Tanggapi Soal Kartu Kuning

Mantan Presiden PKS Anis Matta - Image

Mantan Presiden PKS Anis Matta

JawaPos.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendadak dikejutkan dengan pemberian kartu kuning oleh Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Zaadit Taqwa‎ saat menghadiri ‎acara Dies Natalis Universitas Indonesia (UI) ke-6


Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Anis Matta mengatakan apa yang dilakukan oleh mahasiswa itu karena sebagai bentuk reaksi yang selama ini dilihatnya.


"Mahasiswa ini mewakili rakyat, mahasiswa ini kan memahami denyut nadi rakyat Indonesia," ujar Anis Matta dalam Mukernas Keluarga Alumni Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAKAMI) di Hotel Royal Kuningan, Jakarta, Sabtu (3/2).


Menurut Anis Matta, pemerintah jangan terlalu serius menanggapi kartu kuning tersebut. Pasalnya itu hanya sebuah bentuk kegaluan yang selama ini ada.


"Pemerintah jangan terlalu serius. Itu anak muda sedang mengapresikan kegalauannya. Itu biasa saja," katanya.


Saat disinggung, dirinya apakah akan memberikan kartu merah atau kuning kepada Presiden Jokowi. Anis malah berseloroh yang membuat awak media tertawa.


"Saya enggak punya kartu sekarang," pungkasnya.


Sekadar informasi, ‎saat Presiden Jokowi usai melakukan pidato dalam acara dies natalis ke-68 Universitas Indonesia. Publik dikejutkan dengan seorang mahasiswa yang diduga Ketua BEM UI Zaadit Taqwa‎ memberikan kartu kuning untuk Presiden Jokowi.


Dalam video yang tersebar di media sosial itu, mahasiswa dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) tampak berdiri seorang diri ketika Jokowi baru saja menyelesaikan pidatonya.


Sampai akhirnya Paspampres mendatangi Zaadit yang mengenakan kemeja batik merah itu dan memintanya untuk duduk. Namun bukannya duduk, Zaadit masih tetap berdiri dan malah melakukan aksi mengejutkan. Ia tiba-tiba mengangkat kartu kuning sambil meniupkan peluit. Seperti layaknya seorang wasit sepak bola.


Adapun pemberian kartu kuning ke Presiden Jokowi diberikan untuk mengingatkan tentang tiga hal. Pertama soal Plt Gubernur, kedua draf organisasi mahasiswa, dan ketiga gizi buruk asmat.

Editor: Kuswandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore