Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 8 Juni 2023 | 16.15 WIB

PDIP Targetkan Zero Persen Stunting, Angka Kemiskinan Ekstrem Nol Persen pada 2024

Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat bersama Menpan RB Azwar Anas dan Mensos Tri Rismaharini di Sekolah Partai DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (7/6) malam. - Image

Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat bersama Menpan RB Azwar Anas dan Mensos Tri Rismaharini di Sekolah Partai DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (7/6) malam.

 
JawaPos.com - Politikus PDI Perjuangan (PDIP) Abdullah Azwar Anas mengatakan, Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III PDIP pada hari kedua, sudah membentuk sejumlah komisi untuk merumuskan rekomendasi dalam mengentaskan kemiskinan. Menurut Anas, rekomendasi itu mengakomodasi arahan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang meminta seluruh kader di tiga pilar partai untuk turun ke lapangan dalam menyelesaikan kemiskinan.
 
"Ibu Ketum menginstruksikan agar kita tak terjebak pada jargon-jargon, maka temanya langsung fakir miskin dan anak telantar dipelihara oleh negara," kata Anas di Sekolah Partai DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (7/6) malam.
 
Pria yang menjabat sebagai Menpan RB itu juga menilai, penanganan kemiskinan memerlukan integrasi dari pemerintah pusat, pemda, dan partai dalam hal ini PDI Perjuangan. Karena itu, lanjut Anas, seluruh DPD PDIP se-Indonesia dan kekuatan Partai dikumpulkan Megawati untuk bertindak dan bekerja secara nyata baik di eksekutif dan legislatif.
 
Mantan Bupati Banyuwangi itu juga menyampaikan, Rakernas PDIP ini memunculkan lima kepala daerah yang dianggap berhasil dalam memecahkan isu tersebut. "Kami lihat bukan soal bantuannya, tetapi bagaimana pemberdayaan masyarakat miskin sampai kemudian ada masyarakat miskin yang naik kelas dengan graduasi yang dilakukan oleh kader-kader PDI Perjuangan. Maka dari itu instruksi Ibu Ketum agar seluruh kader PDI Perjuangan melakukan jemput bola," jelas Anas.
 
Saat ini, angka kemiskinan ada di level 9,57 persen. Dia menerangkan, Presiden Jokowi menargetkan pada 2024 mendatang angka kemiskinan menjadi 7,2 persen. 
 
Sementara itu, angka kemiskinan ekstrem berdasarkan riset Badan Pusat Statistik (BPS) 2022 mencapai 1,74 persen. "Artinya kalau business as usual ini tidak akan tercapai dengan cepat maka instruksi Ibu Ketum agar seluruh kader partai ikut bahu membahu bergotong royong untuk mencapai agar kemiskinan ekstrem menjadi 0 dari kemiskinan kita, sesuai arahan presiden itu kan targetnya 7,2 persen," ungkap Anas.
 
Dalam Rakernas, lanjut Anas, para peserta sepakat perlu adanya transformasi digital terkait data kemiskinan. Selanjutnya, melakukan tata kelola program kemiskinan. 
 
Hal ini tengah disusun oleh Tim Komisi Rekomendasi untuk visi-misi Calon Presiden Ganjar Pranowo terkait penanganan kemiskinan. "Secara ideologi ini memang menjadi kekuatan yang luar biasa bagi partai karena kami lihat bagaimana ideologi marhaenisme dari Bung Karno salah satunya bagaimana kemiskinan jadi prioritas partai," pungkas Anas.
 
Sementara itu, Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat mengatakan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri meminta seluruh tiga pilar partai, dalam rangka mendata secara konkret warga miskin sampai dengan tingkat desa.
 
"Kemarin Pak Jokowi sudah menyampaikan dibangun jalan desa itu ada 311 ribu km untuk membangun koneksitas terutama di wilayah-wilayah di luar Jawa. Memang kemiskinan ekstrem menurut data BPS tadi dikatakan Bu Risma itu 1,7 persen. Kita berusaha betul 2024 berkomitmen itu zero persen termasuk juga kemarin kita sudah kami sepakati stunting itu zero persen," pungkas Djarot.
Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore