Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 7 Juni 2023 | 00.06 WIB

70 Persen Sumber Air Rumah Tangga Indonesia Tercemar Limbah

Wakil Presiden Ma - Image

Wakil Presiden Ma

JawaPos.com – Jakarta, Wakil Presiden Ma'ruf Amin secara resmi membuka kegiatan Indonesia Water and Wastewater Expo and Forum 2023 di Jakarta pada Selasa (6/6). Di kegiatan itu, Ma'ruf menyampaikan data yang memprihatinkan. Yaitu sebanyak tujuh dari sepuluh atau 70 persen sumber air rumah tangga tercemar limbah.

Kondisi tersebut harus segera dicarikan jalan keluarnya. Pasalnya Ma'ruf menyebutkan peranan air sangat vital bagi kehidupan. Dia mengatakan air merupakan kebutuhan dasar seluruh makhluk hidup yang mutlak dipenuhi untuk keberlangsungan hidupnya. Untuk itu, air adalah urusan vital yang membutuhkan penanganan secara cermat. "Dalam Al-Qur'an disebutkan, Saya jadikan semua yang hidup itu dari air," kata Ma'ruf.

Mantan Ketua MUI itu lantas menyebutkan data dari Kementerian Kesehatan. Isinya adalah sekitar 7 dari 10 atau 70 persen sumber air rumah tangga tercemar limbah. Kemudian kelangkaan air bersih dan sanitasi yang layak, juga kerap menyertai daerah yang tingkat kemiskinan dan ketimpangannya tinggi. "Jika kondisi ini tidak segera diubah, maka yang dikorbankan adalah generasi masa depan," katanya.

Ma'ruf mengatakan penyediaan air bersih serta sanitasi yang layak tidak dapat ditawar. Dalam RPJMN 2020–2024. Pemerintah menargetkan 100 persen rumah tangga memiliki akses air minum layak pada 2024 nanti. Termasuk 15 persen akses air minum aman dan 30 persen akses air minum perpipaan.

Target tersebut bisa disebut cukup menantang. Pasalnya pada 2022, akses masyarakat ke sumber air minum layak mencapai 91 persen. Kemudian akses air minum aman 11,8 persen, dan akses air minum perpipaan baru menjangkau 20,69 persen. Sehingga masih terdapat celah yang signifikan dalam pencapaiannya.

Ma'ruf menjelaskan untuk sanitasi, amanat RPJMN adalah terwujudnya 90 persen akses sanitasi layak. Termasuk di dalamnya 15 persen rumah tangga memiliki akses sanitasi aman dan penurunan angka defekasi di tempat terbuka hingga 0 persen pada akhir 2024.

Pada kesempatan yang sama Ketua Umum Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (Perpamsi) Lalu Ahmad Zaini mengatakan, melalui forum itu mereka ikut mempromosikan praktik tata kelola air minum dan air limbah yang berkelanjutan dan efisien. "Serta mendorong adopsi teknologi dan inovasi baru yang dapat membantu mengatasi tantangan terkait air di Indonesia," katanya. Kegiatan Indonesia Water and Wastewater Expo and Forum 2023 juga memberikan kesempatan untuk membangun jaringan dan kerja sama antarpelaku industri. "Serta memperkuat kemitraan yang dapat mendorong kemajuan di sektor tersebut," jelasnya. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore