
KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memberikan penghargaan kepada para peraih penghargaan KSAD Award Kampung Pancasila pada Jumat (19/12). (TNI AD)
JawaPos.com - Untuk ketiga kali TNI AD menyelenggerakan KSAD Award Kampung Pancasila. Selama beberapa tahun kegiatan tersebut berlangsung, Angkatan Darat bersama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) telah menghadirkan 1.380 Kampung Pancasila di seluruh Indonesia.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyampaikan harapannya agar Kampung Pancasila yang dibangun dari desa ke desa terus bertambah. Meski jumlahnya sudah mencapai 1.380 titik, namun TNI AD ingin Kampung Pancasila menjadi program berkelanjutan.
Menurut Maruli, menghadirkan Kampung Pancasila adalah bentuk nyata atas ikhtiar membangun desa-desa di Indonesia. Persisnya desa yang memiliki jiwa Pancasila. Sehingga tidak hanya fisik, desa-desa itu juga dibangun dengan landasan karakter kenegaraan yang kuat.
”Kami telah berdiskusi dengan teman-teman dari donatur, BPIP dan Kementerian Desa, kami juga ingin ikut berperan supaya membangun desa bukan hanya wujud bentuk saja, tetapi membentuk jiwa yang perlu kita bentuk agar mempunyai nilai-nilai Pancasila,” terang dia pada Jumat (19/12).
Dalam ikhtiar membangun Kampung Pancasila, TNI AD menggerakan kodam dan kodim untuk membina desa-desa di wilayah tugas masing-masing. Tahun ini, total ada 15 kampung yang mendapat penghargaan KSAD Award Kampung Pancasila dengan juara umum dari 3 daerah.
Yakni Kampung Pancasila di bawah binaan Kodim 0809/Kediri sebagai juara I, Kampung Pancasila binaan Kodim 0909/Kutai Timur sebagai juara II, dan Kampung Pancasila binaan Kodim 1805/Raja Ampat sebagai juara III. Maruli memastikan bahwa peraih penghargaan tersebut telah diuji secara ketat.
”Kami menguji langsung mendatangi tempat-tempatnya. Jadi, bukan seolah-olah membentuk karena lihat dari jauh, dari laporan. Kami datangi tempat itu, kami nilai bagaimana program-program tersebut, bagaimana masyarakat menyampaikan apa yang sudah mereka dapatkan, itulah yang kami nilai,” kata dia.
Secara umum, lanjut Maruli, masyarakat di seluruh Indonesia bisa menerima keberagaman tanpa membeda-bedakan agama, suku, ras, dan lainnya. Menurut dia, hal itu menjadi bekal dan modal kuat untuk menumbuhkan toleransi di antara banyaknya perbedaan.
”Namun kita juga tetap harus bisa mengantisipasi perkembangan sehingga kita harus juga tetap menjaga mengelola dengan baik,” imbuhnya.
Untuk itu, TNI AD menghadirkan Kampung Pancasila di banyak desa dan melaksanakan KSAD Award Kampung Pancasila. Tahun ini, penghargaan diberikan secara langsung oleh Maruli di Markas Besar TNI AD (Mabesad), Jakarta Pusat (Jakpus).

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
