Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 18 Mei 2023 | 18.25 WIB

Pengamat: Nasdem-Demokrat Sulit Usung Anies Baswedan

Ketua Umum NasDem Surya Paloh dan jajaran DPP NasDem menggelar preskon setelah Kejaksaan Agung menahan Sekjen NasDem Johnny G Plate di Nasdem Tower, Jakarta, Rabu (17/5/2023). Paloh menyerahkan kepada Presiden Jokowi soal nasib Plate di kabinet akan seger - Image

Ketua Umum NasDem Surya Paloh dan jajaran DPP NasDem menggelar preskon setelah Kejaksaan Agung menahan Sekjen NasDem Johnny G Plate di Nasdem Tower, Jakarta, Rabu (17/5/2023). Paloh menyerahkan kepada Presiden Jokowi soal nasib Plate di kabinet akan seger

JawaPos.com - Penetapan Johnny G. Plate sebagai tersangka kasus korupsi BTS bakal berujung pada penggantian posisi Menkominfo. Presiden Joko Widodo disebut sedang menyiapkan pengganti Plate.

Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Menteri Sekretaris Negara Pratikno untuk menanyakan kejelasan kasus yang menjerat Plate.

Sudah bisa dipastikan bahwa kasus tersebut berkaitan dengan tugas dan tanggung jawab Plate selama menjabat Menkominfo. ’’Kasus ini bukan pertama terjadi atau bukan untuk sepekan dua pekan lalu. Kasus ini sudah berjalan cukup lama,’’ katanya kemarin (17/5).

Menurut dia, Kejaksaan Agung tidak mungkin sembrono dalam menetapkan seseorang jadi tersangka. Untuk kasus Johnny Plate, yang bersangkutan sudah dipanggil beberapa kali sejak awal Februari.

Ngabalin menegaskan bahwa Jokowi tidak akan mengintervensi kasus tersebut. ’’Saya ingin menyampaikan dan menegaskan bahwa jangan pernah ada orang yang mengait-ngaitkan masalah penahanan dengan kasus politik dan menjelang pemilu,’’ tegas Ngabalin.

Dia mengatakan, Jokowi sedang mempersiapkan pengganti Plate. Ngabalin yakin dalam waktu dekat diumumkan siapa yang menggantikan Sekjen Nasdem itu. Namun, dia belum mengetahui pasti kapan dilakukan reshuffle.

Salah satu yang mencuat adalah Hary Tanoesoedibjo akan ditunjuk sebagai Menkominfo. Terkait itu, Ngabalin mengaku tidak mengetahuinya. ’’Biarlah kita lihat proses ini berjalan,’’ ucapnya.

Penetapan tersangka dan penahanan Plate ditengarai akan memperburuk hubungan Jokowi dengan partai pengusungnya. Namun, Ngabalin menyatakan bahwa hubungan Jokowi dan Surya Paloh tetap baik.

Sementara itu, pengamat politik Ujang Komarudin mengatakan, sulit memisahkan kasus Plate dengan politik. Selama ini urusan hukum juga sering bercampur dengan politik. Apalagi, Plate merupakan Sekjen Partai Nasdem, orang kedua setelah Surya Paloh.

Sebagaimana diketahui, Partai Nasdem membentuk Koalisi Perubahan untuk Persatuan bersama PKS dan Partai Demokrat. ’’Nasdem tentu sangat terpukul,’’ ungkapnya.

Terkait masa depan Koalisi Perubahan, Ujang mengatakan sangat berat untuk mengusung Anies Baswedan sebagai capres. ’’Sebab, kaki Nasdem sudah diamputasi dengan tersangkanya Plate dan Demokrat sedang menghadapi PK yang diajukan Moeldoko,’’ bebernya. (lyn/lum/c7/fal)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore