Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 27 September 2025 | 18.24 WIB

Dapur MBG Kekurangan Ahli Gizi Berpengalaman, BGN: Silakan Daftar

Sejumlah pekerja memotong sayuran dan ayam untuk membuat menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pal Merah, Jakarta Barat, Minggu (05/01/2025). (Hanung Hambara/Jawa Pos)

JawaPos.com - Kualitas makanan di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mendapat sorotan dari ahli gizi dan viral di media sosial (medsos). 

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang mengakui kekurangan tenaga ahli gizi berpengalaman. Kondisi itu memang menjadi tantangan serius saat ini bagi BGN yang menjalani program makan bergizi gratis (MBG).  

“Kalau dari kami, tadi kan sudah jelas soal ahli gizi, ahli ini di kami. Saya sekaligus umumkan mau mencari yang berpengalaman. Yang tidak berpengalaman saja, kami sekarang kekurangan. Jadi saya umumkan lagi, silahkan para ahli gizi se-Indonesia untuk mendaftar ke dapur-dapur MBG, dapur SPPG. Karena kami kekurangan ahli gizi. Lebih senang lagi kalau yang sudah berpengalaman,” kata Nanik dalam konferensi pers di BGN, Jakarta Pusat, Jumat (26/9).

Dia menjelaskan, hampir seluruh ahli gizi yang ada sudah terserap di sekolah-sekolah sehingga pihaknya harus merekrut tenaga baru. Nanik mengaku saat ini pihaknya sudah kehabisan stok tenaga ahli gizi.

"Karena sekarang kami sudah kehabisan, sudah kehabisan stok nih yang di sekolah-sekolah semua sudah terserap. Nah, kalau memang dari DPR merekomendasikan kami, kami harus ngambil di mana, kami akan ambil. Karena kalau kami mau, ada pilihannya, kami mau semua yang berpengalaman. Masalahnya tidak ada. Jadi yang ada baru-baru itulah yang kami rekrutkan,” ujarnya. 

Meski demikian, Nanik menekankan pentingnya memberi kepercayaan kepada generasi muda yang kini sudah banyak direkrut sebagai ahli gizi di dapur MBG. Ia juga meminta publik tidak serta-merta meragukan kemampuan tenaga ahli gizi muda. 

“Bismillah, Insha Allah kita percaya juga anak-anak muda. Jangan enggak kita percaya, kesian mereka. Saya lihat mereka belajar benar kok. Kalau ada salah-salah, mari kita perbaiki. Tapi kasih kesempatan mereka juga untuk bisa bekerja di dapur-dapur MBG. Daripada dia menganggur gitu,” pungkas Nanik.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore